menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

F1 Punya Sistem Kualifikasi Baru, Seperti Apa?

Rezki Maulana,
19 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
F1 Punya Sistem Kualifikasi Baru, Seperti Apa?
Image: Ilustrasi - F1 punya sistem kualifikasi baru. (Twitter @F1)

New York - F1 terus berinovasi agar balapan itu tak lagi membosankan seperti kritik selama ini. F1 akan memperkenalkan Sprint Qualyfing mulai musim ini, seperti apa?

Ketika Lewis Hamilton selalu merajai F1 sejak 2015 dan cuma sekali diselingi Nico Rosberg pada 2016, F1 terlihat membosankan. Mercedes GP dan Hamilton seperti tidak punya lawan.

Red Bull mungkin satu-satunya yang bisa konsisten bersaing dalam dua musim terakhir, setelah Ferrari jeblok dalam kurun waktu yang sama. Maka itu, F1 seperti kehilangan pamor karena sudah ketebak pemenangnya pasti Hamilton atau rekan setimnya di Mercedes.

Maka dari itu, F1 ingin membuat balapan lebih menarik, bahkan dari sesi kualifikasi. F1 pun membuat yang namanya Sprint Qualifying, metode kualifikasi baru di mana para pebalap beradu cepat dalam balapan sejauh 100 km tanpa masuk ke pit untuk menentukan posisi start saat balapan.

Untuk membuat persaingan makin sengit, para pebalap tiga besar di sprint qualifying akan diberi poin tambahan untuk persaingan di gelar juara. Tiga poin untuk peringkat pertama, dua poin untuk peringkat kedua, dan satu poin untuk peringkat ketiga.

FIA, Formula 1, dan 10 tim peserta telah menyetujui ide ini. Sebagai permulaan, ada tiga seri yang bakal dijadikan ujicoba yakni  GP Inggris (18 Juli), GP Italia (12 September), dan satu seri lagi belum ditentukan, kemungkinan di luar Eropa dengan Brasil sebagai favoritnya.

Balapan nantinya masih akan memakai format kualifikasi lama, dua latihan bebas di hari Jumat, satu latihan bebas dan kualifikasi di hari Sabtu, serta balapan di hari Minggu.

Jika memang format kualifikasi itu berjalan sukses, tak menutup kemungkinan akan makin banyak ditambah jumlah serinya. Meski ada beberapa balapan yang tidak memungkinkan memakai format ini, seperti GP Monako, yang treknya tidak cocok.

Format Sprint Qualifying

Jumat

- Latihan bebas pertama selama 60 menit di pagi hari, setiap tim bebas memilih dua set ban yang dipakai
- Menjalani kualifikasi dengan format biasa di siang hari untuk menentukan grid di sprint qualifying, setiap tim hanya boleh memakai 5 set ban soft.

Sabtu

- Latihan bebas kedua selama 60 menit di pagi hari, setiap tim bebas memilih satu set ban yang dipakai
- Sprint qualifying sejauh 100 km di siang hari untuk menentukan grid di balapan utama, setiap tim bebas memilih dua set ban yang dipakai

Minggu

- Hari utama balapan seperti biasa, dengan dua set ban tersisa.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait