menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtech

Google, Qualcomm dan Intel Putus Hubungan dengan Huawei

Urbanasia,
hampir 2 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Google, Qualcomm dan Intel Putus Hubungan dengan Huawei
Image: istimewa

Urban Asia - Huawei harus menghadapai masalah yang cukup berat. Sebab Google, Qualcomm dan Intel memutuskan hubungan.

Hal ini imbas dari keputusan pemerintah AS yang memasukan Huawei ke daftar hitam perdagangan negara tersebut. Dari sana kemudian keluar larangan bagi perusahaan Negeri Paman Sam berbisnis dengan Huawei.

Diawali dengan Google yang mencabut lisensi Android Huawei, serta menghentikan aksesnya ke Google Play Service dan Play Sore.

Ini membuat Huawei kehilangan pembaruan sistem operasi Android di perangkat baru mereka. Tak ketinggalan, semua smartphone anyar Huawei kala tidak mendapatkan akses ke layanan Google.

"Kami mematuhi perintah dan meninjau implikasinya. Untuk pengguna layanan kami, Google Play dan perlindungan keamanan dari Google Play Protect akan terus berfungsi pada perangkat Huawei yang ada," kata Google.

Selang Google, kemudian Intel dan Qualcomm mereka akan membekukan penawaran pasokan dengan Huawei sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Intel memang saat ini sebagai pemasok prosesor untuk jajaran laptopnya. Sementara Qualcomm menyediakan moden dan prosesor untuk perangkat mobile.

Atas keputusan Google, Intel dan Qualcomm, pihak Huawei telah angkat bicara. Mereka mengaku telah memberikan memberikan kontribusi yang substansial untuk pengembangan dan pertumbuhan Android di seluruh dunia.

"Sebagai salah satu mitra global utama Android, kami telah bekerjasama dengan sangat erat dengan platform open-source mereka untuk mengembangkan ekosistem yang bermanfaat bagi pengguna dan industri," ujar Huawei.

Terkait dihentikannya pembaruan, Huawei berjanji pada penggunanya mereka akan selalu mengirimkan update keamanan dan purna jual untuk semua produk ponsel dan tablet, baik merek Huawei sendiri maupun di bawah bendera Honor.

"Kami akan terus membangun ekosistem perangkat lunak yang aman dan berkelanjutan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global," pungkas Huawei.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait