Audi Marissa Singgung Netizen Pahami HPHT, Apa Sih HPHT?

Jakarta - Di tengah kabar bahagianya Audi Marissa dan sang suami Anthony Xie yang akan mendapatkan momongan, Audi malah diterpa isu jika ia hamil di luar nikah.
Dalam akun TikToknya, Audi merasa geram atas tudingan yang dilontarkan netizen. Tak segan-segan, Audi pun mengancam akan melaporkan akun yang sudah menyebarkan fitnah tersebut.
"Yang ngomong gini, gue beneran akan laporin karena gue ngerasa ini fitnah dan gue ada buktinya ya. Gue nggak bisa tinggal diam nih orang-orang kayak gini," kata Audi melalui akun TikToknya.
Selain mengancam dan menerangkan kondisinya, Audi juga menyatakan, jika dokter yang menanganinya pun ikut berkomentar.
"Kebetulan aku dokter yang usgnya. Audi pas lagi hari H pernikahan lagi masa suburnya. Jadi yah 2-3 minggu setelahnya positif usia hamilnya dihitung 4-5 minggu. Bukan usia 2-3 minggu," kata dokter.
Sekadar diketahui, Audi Marissa menikah dengan Anthony Xie pada 12 September 2020. Kemudian pada 3 November 2020, Audi mengumumkan kehamilannya yang sudah menginjak usia sembilan minggu.
Audi pun menyinggung jika netizen harus mempelajari menghitung usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT). Lantas, apa itu HPHT?
Dilansir berbagai sumber, HPHT merupakan hari pertama siklus menstruasi. Sementara ovulasi terjadi selama kurang lebih dua minggu pasca masa ini. Jika pada periode ini sperma bertemu sel telur hingga terjadi pembuahan, maka saat itulah kehamilan dimulai.
Perhitungan usia kehamilan dalam hitungan minggu umumnya menyertakan dua minggu sejak HPHT.
Jika Urbanreaders masih bingung, ada satu metode aturan Naegele yang menghitung umur kehamilan yang didasarkan pada siklus menstruasi 28 hari yang normal.
Seperti misalnya, haid terakhir dimulai pada 9 September 2012. Maka, menghitung kembali 3 bulan kalender adalah 9 Juni 2012.
Kemudian, menambahkan 1 tahun 7 hari akan membawa Bunda pada 16 Juni 2013, perhitungan ini sesuai dengan perkiraan due date.
Kemudian, apabila kalian yang menstruasinya tidak teratur, akan kesulitan untuk mengingat HPHT.
Sehingga, sulit untuk menentukan usia kehamilan dengan metode ini. Dalam kasus ini, pemeriksaan USG sering diperlukan untuk menentukan usia kehamilan.
