Balikan Sama Mantan, Yes or No?

Jakarta - Putus hubungan cinta dengan orang yang kamu sayang memang meninggalkan perasaan sedih, kecewa, hingga sakit hati. Namun terkadang, mantan pasangan terpikir untuk ‘balikan’ dengan mantannya.
Keinginan untuk balikan dengan mantan ini bisa jadi didasari oleh perasaan sayang dan cinta. Perasaan itu membuat salah satu atau kedua belah pihak berpikir tidak ada salahnya untuk membangun kembali hubungan asmara dengan mantan dan memperbaiki kesalahan-kesalahan di masa lalu.
Terlepas dari alasan-alasan itu, kamu mungkin masih berpikir bahwa kamu masih mencintai mantan pacarmu dan merenungkan keputusan kalian untuk berpisah.
Hal ini membuatmu terus-terusan mengingat momen bahagia bersama mantan, dan berharap momen itu bisa diulang kembali.
Namun ada baiknya kamu mempertimbangkan kembali keinginan untuk balikan ini. Terlebih jika penyebab putusnya kalian cukup fatal.
Berikut Urbanasia rangkum beberapa hal yang harus kalian pertimbangkan sebelum memutuskan untuk balikan dengan mantan:
1. Kepercayaan Berkurang
Sebut saja kamu putus dengan mantan pacarmu karena ia selingkuh dan kamu sudah memaafkannya. Benar kamu memaafkan kesalahannya, namun secara tidak sadar kamu tidak bisa melupakan kejadian itu dan membuatmu sulit untuk percaya dengannya lagi, atau bahkan tidak percaya sama sekali dengannya.
Hal ini akan membuatmu khawatir dan takut, namun kamu tidak bisa lagi terbuka dengannya karena hilangnya rasa percaya di antara kamu dan dia. Padahal, membangun sebuah hubungan harus didasari oleh rasa percaya di antara satu sama lain.
