Calon Mertua Kepo Banget? Ini Cara Menghadapinya

Jakarta - Saat menjalani hubungan yang serius dengan seseorang, PDKT dengan camer alias calon mertua menjadi sebuah tahap yang mesti dijalani. Namun, tak jarang momen ini bikin deg-degan luar biasa, karena proses ini bisa menentukan kelanjutan nasib hubunganmu dengan si dia.
Nggak kalah tegangnya dengan sidang skripsi, ‘sidang’ di hadapan calon mertua pun bakal diwarnai dengan berbagai pertanyaan yang bisa bikin kamu garuk-garuk kepala. Calon mertua umumnya bakal mengulik lembaran demi lembaran cerita hidupmu, sekaligus menggali rahasia terdalammu. Ups...
Lantas, gimana caranya menghadapi calon mertua yang kepo dan selalu ingin tahu detail kehidupanmu dan pasangan? Simak tips dari Urbanasia berikut ini, ya?
1. Jangan Dimasukin Hati
Sumber: Calon Mertua Kepo (ilustrasi: Freepik/Chaay-tee)
Calon mertua kamu terkesan terlalu mau tahu atau ikut campur urusanmu dengan pasangan? Don’t take it personally, guys. Meski nggak mudah, anggaplah sikap calon mertuamu itu adalah untuk memastikan bahwa kamu dan pasangan berada di ‘jalur yang benar’. Sebagai orang yang akan melepaskan anaknya pada kehidupan yang baru, camer perlu tahu apakah anaknya akan baik-baik aja. Jadi, ini bukan untuk menyerang atau memojokkan kamu, namun semata untuk membuatnya merasa yakin.
2. Berfokus pada Hal yang Positif
Ibarat kamu lagi presentasi untuk mendapatkan klien penting, fokuskan ‘materi presentasi’ pada hal-hal positif dari hubungan kalian. Contohnya, kesiapan kamu dan pasangan dalam menata masa depan, kecocokan kalian, dan juga fakta bahwa kalian saling mencintai. Kalau camer melihat anaknya bahagia, sudah semestinya dong kalau dia pun akan ikut bahagia dengan hubungan kalian.
Baca Juga: 5 Cara Mudah Bonding sama Calon Ibu Mertua
3. Kalahkan dengan Pujian
Siapa sih orang tua yang nggak meleleh kalau dengar pujian dari orang lain? Nah, saat kamu mulai nggak nyaman dengan pertanyaan-pertanyaan yang mencecar, cobalah untuk membalikkan situasi dengan pujian. Misalnya, “Ibu bijak banget dan wawasannya luas, ya?”, atau “Wah, salut. Bapak sudah memberi saya banyak ilmu baru.” Ungkapan-ungkapan seperti ini dijamin bakal membuat camer langsung teralih fokusnya dan merasa bahwa kamu menghormati mereka.
4. Hindari Perdebatan
Sumber: Hindari perdebatan dengan calon mertua (ilustrasi: Freepik)
Yang namanya orang tua, paling nggak bisa disalahkan, guys. Meskipun kamu yakin bahwa pendapatmu benar, nggak ada manfaatnya memperdebatkan pendapat. Kalau kebetulan dan kamu dan camer berbeda pandangan, cukup diterima dengan anggukan kepala saja. Perdebatan hanya akan membuat mereka melihat kamu sebagai calon menantu yang suka membantah dan tidak menghargai orang tua. Nah, lo. Pastinya kamu mau jalanmu dengan anaknya mulus ke depannya, kan?
5. Ceritakan dengan Detail
Calon mertua yang banyak nanya, biasanya karena merasa kurang mengenal kepribadianmu luar dalam. Karena itu, sebelum mereka bertanya, ada baiknya kamu bercerita dulu dengan detail mengenai latar belakang kehidupanmu. Justru dengan cara ini, kamu bisa mengontrol informasi apa saja yang bisa diketahui oleh mereka, dan apa yang tidak. Namun, dengan bercerita secara detail, kamu akan terkesan telah membuka semuanya dan tidak ada lagi yang ditutupi. Sehingga, mereka pun akan merasa tak perlu lagi mempertanyakan banyak hal karena sudah mengetahui semuanya.
