beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtech

Gundala Pakai Tata Suara Dolby Atmos, Apa Keunggulan Teknologi Audio Ini?

Afid Ahman,
hampir 3 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Gundala Pakai Tata Suara Dolby Atmos, Apa Keunggulan Teknologi Audio Ini?
Image: Official Poster Gundala.

Belum lama ini sutradara Joko Anwar ngetweet kalau proses mixing Dolby Atmos film Gundala rampung dikerjakan.

Dia pun menyebut Gundalan akan jadi film pertama Indonesia yang mendukung tata suara tersebut dan menjanjikan suguhan audio yang kece banget.

Klaim Joko Anwar memang tidak bisa ditampik, sebab belum ada film Indonesia yang mendukung tata suara Dolby Atmos.

Selama ini hanya film-film Hollywood saja yang membawa teknologi tersebut.

Soal kualitas audio, bisa dibilang Dolby Atmos jawaranya saat ini. Dolby Atmos merupakan teknologi virtual reality suara yang memaksimalkan penggunaan audio dalam penceritaan sebuah film.

Teknologi ini memberikan kebebasan kepada para filmmaker untuk menempatkan atau memindahkan suara ke sudut mana pun di dalam gedung bioskop. Sehingga bisa menciptakan suasana seperti di kehidupan nyata.

Teknologi buatan Dolby Laboratories ini diperkenalkan pada 2012 silam. Brave menjadi film pertama yang membawa dukungan Dolby Atmos. Sementara instalasi pertama dilakukan di Dolby Theater, Los Angeles, Amerika Serikat.

Dolby Atmos menyambangi Indonesia pada 2013. Epicentrum XXI menjadi bioskop pertama memasang tata suara ini.

Hingga sekarang cukup banyak bioskop di Tanah Air yang mendukung Dolby Atmos. Salah satu ciri khas studio yang terpasang teknologi tersebut bisa dilihat pada langit-langitnya.

Umumnya bioskop memasang speaker di dinding kanan, kiri dan belakang. Bila terpasang Dolby Atmos, selain di dinding, kita akan mendapati speaker yang ditempatkan di atas.

Saat ini Dolby Atmos tidak hanya bisa dinikmati di bioskop saja. Teknologi ini telah pula hadir di perangkat home theater dan ponsel. Sehingga penikmat video bisa merasakan pengalaman audio yang lebih beraneka ragam dan sinematik 3D.(*)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait