beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Harga Bandeng Melonjak Efek Banjir, Penjual Dadakan Menjamur di Rawa Belong

Anisa Kurniasih,
25 Januari 2020 18.17.00 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Harga Bandeng Melonjak Efek Banjir, Penjual Dadakan Menjamur di Rawa Belong
Image: Pasar kaget ikan bandeng muncul jelang Tahun Baru Imlek di kawasan Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (22/1/2020). (ANTARA)

Jakarta - Menjelang Imlek, pasar kaget ikan bandeng muncul di kawasan Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat nih guys.

Para pedagang ikan bandeng dadakan ini menjadi hal yang rutin terjadi setiap tahunnya di kawasan tersebut.

Tapi sayangnya nih, harga ikan bandeng yang biasa dijual mendekati Tahun Baru Imlek, cenderung lebih mahal dibanding hari biasa.

Apalagi ditambah adanya efek banjir pada awal 2020 yang menyebabkan ikan tersebut menjadi langka.

Dilansir dari Antara, hal tersebut diungkapkan oleh Junaedi, salah satu pedagang ikan bandeng di kawasan tersebut, Rabu (22/1/2020) yang mengatakan harga ikan bandeng dari Muara Angke, Jakarta Utara, mencapai Rp 60 ribu per kilogram (Kg) karena langka setelah banjir.

Baca Juga: Sambut Imlek, Ternyata Ikan Bandeng Jadi Serbuan Warga Lampung

"Dari Muara Baru sudah mahal, biasanya bisa jual antara Rp50.000-Rp60.000 sekilo di Rawa Belong, di Muara Baru-nya sudah dijual Rp60.000," ujarnya kepada Antara.

Junaedi menyebut tingginya harga jual bandeng dikarenakan banjir tahun baru di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat mengakibatkan sejumlah tambak bandeng terendam dan terbawa banjir.

Nah akibat kelangkaan tersebut, ikan bandeng tambak yang dipasarkan lebih banyak berukuran 1-1,5 Kg dan dijual lebih mahal guys, ketimbang bandeng dari laut yang dijual rata-rata Rp 60.000 per Kg.

Sehingga di tahun ini, harga bandeng yang ditawarkan mencapai harga Rp 70.000 - Rp 80.000 per Kg dan masih bisa ditawar oleh para pembeli.

"Sekarang per harinya terjual sekitar 50 kiloan untuk stok, waktu tahun lalu biasanya rata-rata 200 kilo abis terjual," lanjut dia.

Baca Juga: Waduh! Jelang Imlek, Ikan Dingkis Malah Langka di Batam

Para pembeli ikan bandeng musiman juga merasakan harga ikan bandeng kelewat mahal dibandingkan musim Imlek sebelumnya.

"Biasanya tahun-tahun lalu, ukuran 1,5 kilo, saya beli bandeng sekitar Rp 70.000. Sekarang beli dua ekor aja hampir Rp200.000," ujar Henni.

Namun rupanya hal tersebut tidak dipermasalahkan Henni, selama dia bisa memasak bandeng untuk merayakan kebersamaan bersama keluarga.

FYI nih guys, ikan bandeng merupakan menu wajib masyarakat Betawi menjelang Tahun Baru Imlek guys. Meski tidak beribadah saat Imlek, masyarakat Betawi merayakan kebersamaan dan berbagi lauk bandeng bersama keluarga dan tetangga sekitar.(*)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait