menu
user
URtrending

Ikut Ramaikan Ghosting, Ridwan Kamil: Saya Dulu Korban

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ikut Ramaikan Ghosting, Ridwan Kamil: Saya Dulu Korban
Image: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama sang istri Atalia. (Instagram @ridwankamil)

Jakarta - Beberapa waktu ini, istilah ghosting kembali menjadi perbincangan publik. Dalam suatu hubungan, ghosting kerap digunakan untuk menghentikan komunikasi dengan orang lain.

Ghosting yang memiliki arti menghilang dalam kamus Bahasa Indonesia ini, dilakukan oleh seseorang yang memilih pergi atau mengakhiri hubungan baik percintaan atau pun persahabatan dengan menghindar dan tidak dibicarakan secara baik-baik.

Di media sosial sendiri, tak sedikit masyarakat pun ikut membahas perihal perilaku yang membuat korbannya mengalami dampak psikologis.

Seperti misalnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang turut meramaikan viralnya istilah ghosting.

Dalam akun Instagram pribadinya, ia menuliskan istilah baru ghosting, pun dilengkapi dengan video seorang pemuda yang jatuh ke semak-semak bersama motornya.

"Istilah baru. GHOSTING: hubungan yang awalnya riuh heboh, bising banyak gaya, setelah itu tidak bisa menjaga irama mengontrol keseimbangan, akhirnya menghilang lang tanpa kabar, seperti gaya si Akang ini yang motornya nyusruk ke dunia lain. Betul apa benar?" tulisnya seperti dikutip Urbanasia, Rabu (10/3/2021).

Sontak postingan Ridwan Kamil ini pun dibanjiri komentar netizen. Menariknya, orang nomor satu di Jawa Barat ini pun mengaku pernah dighosting, ketika ditanya oleh netizen.

"Bapak di masa lampau pernah ghosting ga pak?" tanya seorang netizen.

"Saya dulu korban ghosting. Lama ga berkabar, tau2 ditinggal kawin," jawab pria yang akrab disapa Kang Emil.

"Saya juga pernah dighosting pak, ditinggal kawin, padahal saya serius. Sedangkan saya masih mengejar pendidikan agar mendapatkan pekerjaan yang lebih enak agar bisa bahagiakannya. Ternyata dia memilih keturunannya orang kaya. SAD," curhat fanbase Sundanese yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Ridwan Kamil pun menanggapinya dengan memberi motivasi agar bisa mendapatkan pengganti yang lebih baik di kemudian hari. 

"Saya juga pernah. Tapi kamu harus lebih tawakal, Gusti Allah pasti menggantikan yang lebih baik. Seperti hadirnya Bu Cinta dalam hidup saya di kemudian hari. Skenario Allah mah memang luar biasa," tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait