beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Jason David Frank 'Ranger Hijau' Meninggal Dunia di Usia 49 Tahun

Ika Virginaputri,
21 November 2022 11.54.35 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Jason David Frank 'Ranger Hijau' Meninggal Dunia di Usia 49 Tahun
Image: Jason David Frank meninggal dunia (Foto: Official Fan Page)

Jakarta - Jason David Frank, artis bela diri bintang serial Mighty Morphin Power Rangers, meninggal dunia di usia 49 tahun. Seorang kerabat dekat Jason membenarkan kabar duka ini kepada People pada hari Minggu (20/11/2022).

"Sayangnya (kabar meninggalnya Jason) benar. Mohon hormati privasi keluarga dan teman-temannya di saat duka ini, kami kehilangan seseorang yang sangat mengagumkan," kata perwakilan Jason.

Jason meninggalkan dua anak laki-laki Hunter and Jacob, serta dua putri Skye and Jenna. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab  kematian Jason. Namun TMZ mengabarkan Jason meninggal dunia karena bunuh diri di Texas.

Jason mengawali kariernya berperan sebagai Tommy Oliver si Power Ranger Hijau di serial Mighty Morphin Power Ranger tahun 1993. Seiring bertambahnya episode dan berkembangnya cerita, Jason menjadi Ranger Putih yang memimpin tim Power Ranger.

Karena identik dengan Power Ranger, Jason juga membintangi beberapa judul adaptasi Ranger lain termasuk yang berjudul Wild Force, Turbo, Zeo, Dino Thunder, Megaforce, Ninja Steel dan HyperForce.

Di luar Power Ranger, Frank pernah bermain di beberapa judul serial seperti Family Matters, Sweet Valley High and MTV’s Undressed.

Kematian Jason membuat pemeran Ranger lain sangat berduka. Salah satunya adalah Walter Emanuel Jones sang Ranger Hitam.

"Dia Inspirasi bagi banyak orang, kehadirannya akan sangat dirindukan. Sedih banget harus kehilangan keluarga Ranger lagi," kata Walter.

FYI nih Guys, keluarga Power Ranger sebelumnya juga kehilangan salah satu pemain yaitu Thuy Trang sang Ranger Kuning. Trang yang asal Vietnam meninggal di usia 27 tahun akibat kecelakaan mobil pada September tahun 2001.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait