Hot News

Jakarta - Keluarga Ade Firman Hakim kembali buka suara terkait kabar sang aktor yang meninggal karena diduga positif virus corona (COVID-19).

Melalui sang adik, Dai Tirta, keluarga menegaskan bahwa Ade Firman Hakim meninggal bukan karena COVID-19.

Dai Tirta menyebut, sang kakak memiliki riwayat sakit asma dan pneumonia dari tahun 2000. Namun, karena tengah masa pandemi tetap harus dilakukan tes swab.

Tak sampai hasil test swab keluar, Ade Firman Hakim telah lebih dulu menghembuskan napas terakhirnya.

"Kebetulan riwayat sakit itu kumat, karena kan sekarang ada prosedur screening COVID-19 makanya di test swab segala macam. Nah, sebelum hasil swab keluar, kakak saya sudah meninggal dunia," jelas Dai Tirta saat dihubungi wartawan, Selasa (15/9/2020).

Dai Tirta juga mengatakan, kalau hasil tes screening COVID-19 Ade Firman Hakim dinyatakan non reaktif.

"Bukan indikasi COVID-19. Hasil screening COVID-19 dinyatakan non reaktif," kata Dai Tirta.

Meski begitu, Dai Tirta menyebut, Ade Firman Hakim tetap akan dimakamkan secara protokol COVID-19 sesuai ketetapan pemerintah karena hasil tes swab diperkirakan baru akan keluar pada, Kamis (17/9/2020).

"Karena prosedur swab belum keluar dan sudah meninggal, jadi tetap harus dimakamkan secara protokol COVID-19 dari ketetapan pemerintahnya begitu," tegas Dai Tirta.

Dai Tirta meminta agar semua pihak tidak menambah duka keluarga dan sahabat yang ditinggalkan dengan menyebarkan berita yang tidak benar.

Sebelumnya Dai Tirta mengungkap, Ade Firman Hakim meninggal dunia pada, Senin (14/9/2020) pukul 17.20 WIB.

Jenazah Ade Firman Hakim rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Seperti diketahui, Ade Firman Hakim sebelumnya juga sempat dirawat di RS Tarakan. 


Loading ..