Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Lembaga Fatwa Mesir Bolehkan Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia 

Okke Oscar,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Lembaga Fatwa Mesir Bolehkan Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia 
Image: ilustrasi operasi. (Pixabay/sasint)

Jakarta - Dokter di NYU Langone Health Center di New York City telah berhasil mentransplantasikan ginjal babi ke manusia setelah para ilmuwan memindahkan molekul dari gen babi yang menyebabkan sistem kekebalan manusia sebelumnya menolak transplantasi serupa. 

Pembedahan dilakukan pada pasien yang mengalami disfungsi ginjal dan telah dinyatakan meninggal secara klinis, setelah mendapat persetujuan dari keluarga.

Komunitas medis memuji prosedur ini sebagai terobosan baru dalam transplantasi organ di tengah kekurangan organ manusia yang parah untuk operasi semacam itu.

Meski terobosan ini menuai pro-kontra karena babi yang diharamkan dalam syariat Islam, nyatanya ada ulama lain berpendapat bahwa menggunakan organ babi untuk pengobatan manusia diperbolehkan. 

Mengutip Al-Monitor, Abdullah al-Najjar, anggota Akademi Penelitian Islam Al-Azhar, mengatakan dalam sebuah wawancara TV pada 24 Oktober bahwa menurut Syariah, diperbolehkan menggunakan ginjal babi untuk pengobatan manusia.

Dalam upaya untuk menyelesaikan kontroversi, Al-Azhar selaku pusat kajian cendekiawan muslim dan Dar al-Ifta, sebuah lembaga fatwa Mesir, mengeluarkan pernyataan dibolehkan untuk melakukan transplantasi dengan ginjal babi jika ada kebutuhan yang mutlak dan tidak ada alternatif lain. Upaya transplantasi ini diperbolehkan karena melestarikan kehidupan adalah pencarian tertinggi dalam Syariat Islam.

Mona Mina, mantan wakil sekretaris Sindikat Medis Mesir mengatakan, prosedur medis transplantasi ginjal babi ke manusia oleh ahli bedah Amerika adalah keberhasilan awal. 

“Prosedur ini akan dipelajari lebih lanjut dan diperiksa untuk diterapkan pada pasien yang menderita gagal ginjal. Transplantasi adalah penyelamat bagi pasien di seluruh dunia, tetapi ini adalah prosedur yang mahal dan sulit. Oleh karena itu, terobosan medis baru ini menjadi kabar baik bagi banyak orang,” kata Mina.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait