menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Lockdown Dicabut, Ribuan Warga Wuhan Kumpul di Pool Party

Griska Laras,
10 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Lockdown Dicabut, Ribuan Warga Wuhan Kumpul di Pool Party
Image: AFP

Wuhan – Netizen di seluruh dunia baru-baru ini dikejutkan dengan foto-foto dan video yang menunjukkan festival musik di Wuhan, Cina.

Festival tersebut digelar di Wuhan Maya Beach Water Park setelah pemerintah daerah setempat mencabut status lockdown April lalu. Dalam foto yang beredar luas di media sosial, nampak ribuan orang menikmati penampilan DJ sembari duduk santai di atas pelampung tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Mereka berdesakan di area kolam renang tanpa masker, face shield dan alat pelindung diri lainnya. Bahkan di foto lainya para pengunjung berdesakan memadati pagar pembatas dan tidak saling jaga jarak.

Baca Juga: Konser Musik dengan Physical Distancing Pertama Digelar di Gosforth Park Inggris

Aksi tersebut membuat sebagian besar netizen di seluruh dunia heran sekaligus geram. Pasalnya di saat yang lain masih melakukan karantina dan physical distancing demi memutus penyebaran COVID-19, Wuhan, yang diyakini sebagai pusat virus, malah asyik berpesta.

Menurut laporan dari BBC, beberapa pengguna media sosial Tiongkok bahkan terkejut karena Wuhan mengizinkan acara sebesar itu.

Berdasarkan laporan Hubei Daily, pihak pengelola water park mengklaim sudah membatasi jumlah pengunjung hingga 50 persen dari kapasitasnya.  Tapi warganet tetap menganggap penyelenggara lalai dengan penerapan protokol kesehatan selama acara berlangsung.

Menanggapi hal itu, penyelenggara berdalih bahwa pemerintah setempat sudah mencabut status lockdown dan nggak melarang perkumpulan dalam jumlah besar di Wuhan.

Mereka menambahkan, 9,9 juta warga Wuhan juga sudah menjalani tes COVID-19 dan hasilnya negatif.  Kasus infeksi virus corona baru juga sudah tidak ada lagi sejak Mei 2020.

Meski demikian, pakar kesehatan memperingatkan Cina agar tetap waspada karena risiko virus luar masih ada meski sebagian besar warga Wuhan dinyatakan negatif COVID-19.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait