menu
user
URnews

Menag Kutuk Keras Aksi Pengeboman di Depan Gereja Katedral Makassar

Eronika Dwi,
15 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menag Kutuk Keras Aksi Pengeboman di Depan Gereja Katedral Makassar
Image: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Humas Kementerian Agama)

Jakarta - Terjadi ledakan akibat aksi pengeboman yang diduga dilakukan oleh seseorang di depan Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (28/3/2021) sekitar pukul 10.28 WITA.

Menanggapi insiden tersebut Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengutuk keras aksi pengeboman tersebut.

Yaqut Cholil menilai, aksi ini sebagai tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan jauh dari ajaran agama.

"Apa pun motifnya, aksi ini tidak dibenarkan agama karena dampaknya tidak hanya pada diri sendiri juga sangat merugikan orang lain," ujar Yaqut Cholil, dalam keterangan pers yang diterima Urbanasia, Minggu, (28/3/2021).

Akibat ledakan di Jalan Kartini Kota Makassar tersebut, sejumlah orang dilaporkan terluka. Pasalnya, pada saat kejadian, sebagian jemaat tengah beribadah di dalam Gereja Katedral.

Hingga berita ini ditulis, jumlah dan identitas korban atau pelaku terduga bom bunuh diri masih dalam pendataan polisi.

Yaqut Cholil berharap kepolisian dan aparat yang berwenang bisa segera mengungkap latar belakang aksi pengeboman yang dilakukan di dekat tempat ibadah ini.

Selain itu, dia juga berharap aparat bisa dengan cepat mengungkap aktor-aktor yang terlibat dalam aksi keji ini.

Menurut Yaqut Cholil, aksi yang diduga dilakukan pengebom bunuh diri ini tidak dilakukan sendiri. Hal itu karena seringkali para pelaku ini digerakkan oleh jaringan, namun mereka bekerja dalam senyap dan rapi.

"Kepolisian juga perlu meningkatkan keamanan di tempat-tempat ibadah sehingga masyarakat bisa semakin tenang dan khusyuk dalam beribadah," kata Yaqut Cholil.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait