beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Aparat yang Kawal Demo BEM SI Dilarang Bawa Senpi dan Peluru Tajam

William Ciputra, 11 April 2022 18.56.57
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Aparat yang Kawal Demo BEM SI Dilarang Bawa Senpi dan Peluru Tajam
Image: Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. (Dok. PMJ)

Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengingatkan anggotanya untuk menggunakan pendekatan humanis selama mengawal aksi demo Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada Senin (11/4/2022). 

Dalam hal ini, Fadil meminta aparat yang diterjunkan tidak membawa senjata api (senpi) atau peluru tajam. 

“Saya meminta seluruh anggota untuk tidak membawa senjata api. Apalagi dengan senjata tajam dan peluru tajam. Saya minta ini dipedomani dengan betul,” kata Fadil di Lapangan Monas, Senin. 

Diketahui, massa dari BEM SI akan menggelar aksi di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta. Lokasi ini dipilih setelah sebelumnya BEM SI ingin menggelar aksi di depan Istana Presiden. 

Untuk menjaga agar kondusif, Fadil mengerahkan total 6.826 personel gabungan dari berbagai unsur, seperti Polda Metro Jaya, Korbrimob Polri, dan Kodam Jaya. 

Sementara di DPR kita kerahkan kekuatan sebanyak 1.200 personel,” kata Fadil. 

Tuntutan BEM SI

Dalam menggelar aksi hari ini, BEM SI membawa sejumlah tuntutan seperti menolak penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan presiden. 

Selain itu, BEM SI juga menyinggung soal harga-harga barang kebutuhan pokok yang melambung tinggi pada akhir-akhir ini. 

Berikut 6 tuntutan BEM SI dalam aksi Demo 11 April:

1. Menuntut dan mendesak Jokowi untuk bersikap tegas menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode. 

2. Menuntut dan mendesak Jokowi untuk menunda dan mengkaji ulang Undang-undang (UU) tentang Ibu Kota Negara (IKN).

3. Menuntut dan mendesak Jokowi untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

4. Menuntut dan mendesak Jokowi untuk mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.

5. Menuntut dan mendesak Jokowi untuk menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.

6. Menuntut dan mendesak Jokowi serta wakilnya, Ma'ruf Amin, untuk berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa jabatannya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait