URnews

Kosong Sejak Lama hingga Disebut Angker, Ini 5 Fakta Menara Saidah

Elga Nurmutia, Senin, 24 Januari 2022 20.14 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kosong Sejak Lama hingga Disebut Angker, Ini 5 Fakta Menara Saidah
Image: Menara Saidah. (Ardha/Urbanasia)

Jakarta -  Baru-baru ini jagat maya dihebohkan oleh salah satu netizen di Twitter terkait Menara Saidah

Pasalnya, netizen itu mengaku mendapatkan undangan interview (panggilan kerja) di Menara Saidah belum lama ini.

Untungnya, netizen itu mengaku tidak dapat mendatangi panggilan interview tersebut karena berada di Tulungagung, Jawa Timur.

“Emg gedung ini knp nder? Kemarin baru2 ini saya dapat undangan interview di sini, cuma saya posisi di tulungagung, jadi gak deteng,” kata netizen yang mengaku mendapat undangan interview ke Menara Saidah.

Netizen yang melihat cuitan tersebut pun mengungkap kalau Menara Saidah sudah kosong sejak lama.

“Gedung kosong udh lama banget nder. Gamungkin ada kantor yg kerja disana alias scam,” kata netizen lainnya.

"Ini Menara Saidah, udah lama gak dipake, dan terkenal angker. Dulu film horror tentang lantai 13 (gua lupa namanya) terinspirasi dari kisah horror gedung ini. Kisah yg terkenal, dulu pas gedung ini masih buka, sering ada orang dateng bilang diundang interview ke lantai 13. ...padahal lantai 13 itu gak ada (adanya 12), dan perusahaan yg ngundang dia juga gak ada," beber netizen.

Bahkan, ada juga netizen yang terheran-heran dengan kejadian tersebut.

“HAH demi apaaaa dapet undangan interview di sini???,” ungkap netizen.

Lantas, seperti apa Menara Saidah itu? Berikut Urbanasia rangkum fakta-fakta Menara Saidah dari berbagai sumber.

1. Dibangun pada 1995

Seperti yang diketahui, Menara Saidah dibangun sejak tahun 1995 oleh PT Hutama Karya. Kemudian, menara tersebut selesai pada 1998.

Semula, bangunan perkantoran tersebut diberi nama Gracindo sebelum menjadi Menara Saidah. Selain itu, biaya pembangunannya mencapai Rp 50 miliar.

Menara Saidah menjadi gedung pencakar langit pertama yang dibangun kontraktor Hutama Karya.

2. Renovasi Besar-besaran

Tidak hanya menjadi gedung pencakar langit pertama dari Hutama Karya, Menara Saidah juga sempat mengalami renovasi besar-besaran pada 1998. 

Setelah itu, gedung tersebut diresmikan pada 2001 dan jumlah lantainya pun ditambah menjadi 28 lantai, sebelumnya 15.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait