URnews

Kucing Rusia Ikut Kena Sanksi Imbas Invasi ke Ukraina

Rizqi Rajendra, Kamis, 3 Maret 2022 17.06 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kucing Rusia Ikut Kena Sanksi Imbas Invasi ke Ukraina
Image: Ilustrasi kucing Rusia (Foto: Pixabay)

Jakarta - Federasi Kucing Internasional (FIFe) secara resmi menjatuhkan sanksi terhadap kucing yang dibiakkan di Rusia akibat adanya invasi ke Ukraina.

Seluruh kucing milik warga Rusia dilarang tampil di berbagai kontes kucing internasional dan tidak dapat didaftarkan dalam buku silsilah FIFe.

Dewan Eksekutif FIFe dalam pernyataan resminya mengaku terkejut sekaligus ngeri akibat adanya konflik Rusia dan Ukraina, sehingga mereka merasa tidak bisa hanya diam menyaksikan hal itu dan tidak berbuat apa-apa.

"Federasi memutuskan bahwa mulai hari Selasa, (1/3/2022) tidak ada kucing yang dibesarkan di Rusia yang boleh diimpor dan didaftarkan dalam buku silsilah FIFe mana pun di luar Rusia, terlepas dari organisasi mana yang mengeluarkan silsilahnya," tulis FIFe seperti dikutip Global Times, Rabu (2/3/2022).

"Juga, tidak ada kucing milik peserta pameran yang tinggal di Rusia yang boleh diikutsertakan di acara FIFe mana pun di luar Rusia, terlepas dari organisasi mana peserta pameran ini memegang keanggotaan mereka," imbuhnya.

Pembatasan keras tersebut berlaku setidaknya hingga 31 Mei 2022 dan akan ditinjau untuk diperpanjang jika diperlukan, tergantung situasi konflik di Ukraina.

Sebagai informasi, FIFe yang menyebut dirinya sebagai 'Persatuan Bangsa-Bangsa Federasi Kucing' itu memiliki anggota yang terdiri dari 40 negara, termasuk Swiss, Inggris Raya, dan Jerman.

Federasi ini juga telah memutuskan untuk menyisihkan sebagian dari anggarannya untuk membantu peternak kucing di Ukraina yang dianggap menderita akibat situasi saat ini.

Selain itu, Rusia juga telah dikenakan sanksi oleh berbagai federasi olahraga internasional seperti FIFA, IOC, BWF, dan lain-lain yang melarang atlet Rusia tampil di berbagai ajang olahraga internasional.

Beberapa negara di dunia juga telah menjatuhkan sanksi ekonomi ke Rusia, salah satunya Inggris yang membekukan aset lima bank besar dan tiga konglomerat Rusia, yaitu Boris Rotenberg, Igor Rotenberg, dan Gennady Timchenko.

Jerman juga menghukum Rusia dengan menghentikan sertifikasi pipa Nord Stream, atau jalur pipa gas alam yang menghubungkan Lubmin di Jerman dengan St. Petersburg di Rusia.

Tak ketinggalan, Uni Eropa juga akan melemahkan ekonomi Rusia dengan memblokir akses perbankan, pasar teknologi, dan keuangan yang ada di Negeri Beruang Putih tersebut.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait