URnews

Pelatihan ‘UMKM Bangkit’ Dorong Pengusaha Manfaatkan Platform Digital

Urbanasia, Jumat, 27 Maret 2026 22.23 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pelatihan ‘UMKM Bangkit’ Dorong Pengusaha Manfaatkan Platform Digital
Image: Pelatihan UMKM Bangkit diikuti seratusan pengusaha UMKM di kota Medan. (Ist)

Jakarta - Di tengah perubahan perilaku konsumen yang makin digital, pengusaha UMKM dituntut untuk tidak hanya bertahan, tapi juga beradaptasi. Persaingan tidak lagi soal produk, melainkan bagaimana produk itu dipasarkan, dikemas, dan ditemukan di platform digital.

Kebutuhan itu yang kemudian dijawab lewat pelatihan ‘UMKM Bangkit: Pelatihan Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Medan’ yang diinisiasi oleh Lazada Indonesia bersama Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan. 

Pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial, tapi menjadi ruang belajar konkret bagi pengusaha untuk memahami strategi digital secara langsung.

Selama satu hari, peserta dibekali berbagai materi praktis, mulai dari strategi berjualan online, pengelolaan toko digital, hingga teknik fotografi produk. Semua ini dirancang untuk meningkatkan daya tarik produk sekaligus memperkuat daya saing UMKM di tengah ekosistem e-commerce yang semakin kompetitif.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyoroti bahwa tantangan UMKM saat ini masih cukup kompleks, mulai dari perencanaan usaha hingga pemasaran. Ia menegaskan pentingnya keberanian pengusaha untuk beradaptasi dengan perubahan. 

“Pengusaha UMKM harus berani memasarkan produknya, memahami strategi penjualan, dan memanfaatkan platform digital agar bisa berkembang dan naik kelas,” ujarnya, dikutip Jumat (27/3/2026).

Sebanyak 100 pengusaha UMKM dari berbagai sektor, seperti fashion dan kriya, ikut ambil bagian dalam pelatihan ini. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung membuat konten visual yang menarik untuk meningkatkan performa penjualan di platform digital.

Dari sisi industri, Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma menegaskan bahwa digitalisasi kini menjadi kunci utama kebangkitan UMKM. 

Yovan menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan membawa UMKM masuk ke platform digital, tetapi juga membantu mereka berkembang secara berkelanjutan. 

“Kami memahami bahwa pemanfaatan platform digital menjadi kunci bagi UMKM untuk bangkit dan berkembang. Melalui pelatihan ini, Lazada berkomitmen untuk tidak hanya membantu UMKM masuk ke ekosistem digital, tetapi juga memastikan mereka mampu mengoptimalkan potensi bisnisnya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM RI, Riza Damanik yang menekankan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan. Ia melihat percepatan adaptasi ini sebagai langkah penting agar UMKM tetap relevan di tengah perubahan pasar.

“Transformasi digital bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan agar UMKM tetap relevan. Dengan dukungan pelatihan dan kolaborasi dengan Lazada seperti ini, kita berharap pengusaha UMKM semakin siap beradaptasi, memperluas pasar, dan tumbuh secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari inisiatif berkelanjutan Lazada melalui program Naik KeLaz yang fokus pada pemberdayaan UMKM di Indonesia. 

Lewat pendekatan yang lebih praktis dan aplikatif, program ini diharapkan mampu membantu pengusaha usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga benar-benar naik kelas di era digital.

Di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat, pelatihan seperti UMKM Bangkit menjadi pengingat bahwa kunci bertahan bukan hanya pada produk, tetapi pada kemampuan beradaptasi. 

UMKM yang mampu memanfaatkan platform digital dengan strategi yang tepat akan punya peluang lebih besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait