Ruang Hijau Jadi Kebutuhan Baru Hunian Urban yang Lebih Sehat dan Berkelanjutan

Jakarta - Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April kembali menyoroti pentingnya ruang terbuka hijau (RTH) di tengah tekanan lingkungan perkotaan yang semakin kompleks.
Di kota-kota besar, ruang hijau bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi kebutuhan dasar untuk menjaga kualitas hidup masyarakat. Mulai dari fungsi menyerap polusi, mengendalikan suhu, hingga mendukung kesehatan fisik dan mental.
Menjawab kebutuhan tersebut, konsep hunian berbasis lingkungan mulai menjadi pendekatan yang semakin relevan, salah satunya melalui pengembangan kawasan seperti Paramount Petals yang mengintegrasikan elemen hijau ke dalam perencanaan kota.
Direktur Design dan Planning Paramount Petals, Henry Napitupulu menjelaskan, perancangan RTH di Paramount Petals diwujudkan melalui desain ruang hijau berlapis, mulai dari boulevard utama yang rindang, koridor hijau di dalam kawasan, hingga taman komunal yang mudah diakses penghuni.
“Vegetasi tidak sekadar menjadi elemen estetika, tetapi berfungsi sebagai green buffer alami untuk menyerap polusi udara, meredam panas, dan menciptakan mikroklimat yang lebih nyaman,” kaya Henry, Jumat (15/5/2026).
Pendekatan ini diwujudkan melalui konsep ruang hijau berlapis, mulai dari boulevard utama yang rindang, koridor hijau di dalam kawasan, hingga taman komunal yang mudah diakses oleh penghuni.
Selain menghadirkan kenyamanan visual, keberadaan vegetasi juga berfungsi sebagai penyeimbang lingkungan yang membantu menciptakan kualitas udara yang lebih baik dan suhu yang lebih stabil.
Kawasan ini dirancang ramah pejalan kaki dengan dukungan ruang terbuka publik yang mendorong aktivitas luar ruang. Pola ini dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup penghuni sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan.
Komitmen terhadap pengembangan kawasan berbasis lingkungan ini turut diperkuat dengan sejumlah penghargaan di tingkat nasional dan internasional, yang menempatkan kawasan ini sebagai salah satu township dengan perencanaan berkelanjutan.
Ke depan, pengelolaan kawasan melalui estate management akan menjadi faktor penting untuk memastikan ruang terbuka hijau tidak hanya hadir sebagai elemen desain, tetapi benar-benar berfungsi sebagai fondasi dalam menciptakan hunian yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan di tengah dinamika kota modern.
