beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Unik! Pohon Natal Terbuat dari Kain Batik, Karya Fashion Desainer Surabaya

Nivita Saldyni, 4 Desember 2020 20.10.43
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Unik! Pohon Natal Terbuat dari Kain Batik, Karya Fashion Desainer Surabaya
Image: Fashion desainer, Embran Nawawi saat memamerkan pohon Natal kain batik khas Pamekasan di lobby Quest Hotel Darmo Surabaya, Kamis (3/12/2020). (Nivita Saldyni/Urbanasia)

Surabaya - Pohon Natal dari pohon cemara, tentu sudah biasa. Kalau pohon Natal dari susunan kain batik gimana jadinya ya?

Nah ide unik itu muncul dari fashion desainer asal Kota Surabaya, Embran Nawawi. Bersama dengan Quest Hotel Darmo Surabaya, Embran punya cara unik menyambut Natal dengam merancang pohon Natal dari kain batik loh.

Pohon Natal unik ini akan berdiri di lobby Quest Hotel Darmo dan siap menyambut setiap tamu yang datang selama bulan Desember.

"Kami pakai ini total sekitar 100 meter dari 51 potong kain batik dengan tinggi rangka yang disiapkan Quest Hotel sekitar 3,5 meter. Batik yang kami pakai ini milik Svarnabhumi, salah satu pembatik dan distributor batik yang cukup masif juga menjual sampai ke mancanegara," kata Embran saat ditemui di Quest Hotel Darmo, Kamis (3/12/2020).

Embran menjelaskan, pohon Natal dari kain batik ini memiliki filosofi yang kuat. Sebab susunan batik di setiap layer-nya punya makna tersendiri loh.

"Setiap warna memiliki karakteristik yang berbeda, warna biru sengaja saya taruh di paling bawah untuk menggambarkan kebersamaan. Jadi warna biru ini warna yang paling damai, warna dasar sebuah kedamaian," katanya.

1607061945-Embran-dan-Melly.jpgFashion desainer, Embran Nawawi saat memamerkan pohon Natal kain batik khas Pamekasan di lobby Quest Hotel Darmo Surabaya, Kamis (3/12/2020). (Nivita Saldyni/Urbanasia)

Kemudian di atas biru ada warna merah yang identik dengan keberuntungan. Lalu di atasnya diletakkan batik berwarna hijau untuk melambangkan kesuburan dan kesegaran.

"Kemudian ada warna putih warna kesucian, kembali lagi warna merah untuk melambangkan keceriaan dalam perayaan natal, warna coklat keemasan sebagai lambang kemakmuran, lalu ada warna ungu yang menjadi representatif Quest Hotel Darmo Surabaya, dan warna putih diletakkan paling atas untuk melambangkan kesucian menuju Tuhan," jelas Embran.

"Jadi memang warna-warna ini saya rangkai dengan filosofi yang kuat, tujuannya tetap kita bertemu dengan Tuhan kita yang satu. Di mana pun, apapun agamanya, Tuhannya tetap satu," lanjutnya.

1607062089-pohon-natal-batik.jpgPohon Natal dari kain batik khas Pamekasan setinggi 3,5 meter di lobby Quest Hotel Darmo Surabaya. (Nivita Saldyni/Urbanasia)

Sementara itu Melly Aruni, Public Relation Officer Quest Hotel Darmo Surabaya menambahkan pihaknya memang selalu menghadirkan sesuatu yang unik setiap perayaan Natal. Nah pada Natal tahun ini, Quest Hotel Darmo sengaja mengusung konsep batik sebagai simbol kebudayaan tradisional nusantara.

“Tahun lalu kami sudah membuat pohon natal dari daun buah nanas dan tahun ini kami juga ingin membuat sesuatu yang berbeda, sehingga berkolaborasi dengan fashion designer ternama Surabaya, Embran Nawawi dan juga produsen batik Pamekasan," kata Melly, Kamis (3/12/2020) lalu.

Menariknya, kain-kain batik ini juga bisa kamu beli dengan harga Rp 100 ribu aja loh. Buat Urbanreaders pecinta kain batik, bisa langsung ke Quest Hotel Darmo untuk melakukan pemesanan. Nanti kain batik yang kamu inginkan akan diberikan saat perayaan Natal berakhir! 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait