Hot News

Jakarta - Kamu pernah nggak menjalani hubungan selama bertahun-tahun, tapi akhirnya kandas sebelum sampai di pelaminan? Sudah begitu, nggak lama kemudian mantan malah menikah dengan orang yang baru dikenal beberapa bulan saja?

Ngalamin hal seperti itu pasti pahit banget dan bikin hancur. Nggak heran kalau kamu pun jadi bertanya-tanya apa yang salah dengan hubungan ini? Apakah mantan selama ini sudah mendua? Atau, apakah kamu kurang perhatian dan sayang sama dia?

Berbagai pikiran buruk pastinya bakal berkecamuk dan berbaur dengan rasa sakit hati, kecewa, dan sedih. Akhirnya, kamu pun menyerah pada satu kesimpulan, yaitu memang kamu dan dia ‘nggak berjodoh’.

Tapi, apakah benar kandasnya hubunganmu semata-mata hanya ditentukan oleh garis tangan? Pastinya nggak dong, guys. Terlepas dari apa yang pernah terjadi antara kamu dan mantan, nggak ada salahnya kalau kamu juga introspeksi diri. Bukan untuk mencari siapa yang salah, tapi untuk bekal buat hubunganmu selanjutnya agar berhasil sampai di pelaminan.

Nah, berikut beberapa saran dari Urbanasia untuk kamu renungkan.

1. Apakah Kamu Sudah Jadi Diri Sendiri?

1600926576-pacaran-lama-tapi-jodoh-orang-lain3.jpgSumber: freepik

Kamu perlu melihat kembali apakah selama pacaran dengan mantan, kamu telah menjadi dirimu sendiri. Karena pacaran adalah masa di mana kamu dan pasangan lebih mengenal kepribadian satu sama lain, maka penting buat kamu untuk menunjukkan siapa dirimu sebenarnya. Ini berarti kamu bisa dengan leluasa menunjukkan sifat positif maupun negatif, harapan, dan impianmu di masa depan.

Dengan kata lain, kamu nggak jaim sama dia. Karena, kalau kamu selama ini hanya menunjukkan satu sisi saja dalam dirimu dan suatu saat kamu secara nggak sengaja menunjukkan jati dirimu yang sebenarnya, pasangan akan merasa dibohongi dan dikhianati. Itulah yang mungkin menjadi pemicu keretakan hubungan kalian.

2. Apakah Kamu Serius Berkomitmen?

1600926589-pacaran-lama-tapi-jodoh-orang-lain6.jpgSumber: freepik

Selama pacaran dengan mantan, coba lihat lagi seberapa serius komitmen kamu dalam hubungan ini. Misalnya, bagaimana kamu menjaga hati hanya untuk sang pacar, bagaimana kamu merencanakan masa depan hubungan kalian, dan sebagainya.

Kedekatan dengan orang lain, lawan jenis tentunya, bisa menimbulkan keraguan dalam diri pasangan mengenai keseriusanmu dalam hubungan. Karena itu, jika selama pacaran kamu belum memberi batasan jelas tentang hubunganmu dengan lawan jenis, mungkin inilah yang bikin pacar balik kanan.

3. Apa Motivasi Kamu Pacaran?

1600926694-pacaran-lama-tapi-jodoh-orang-lain2.jpgSumber: freepik

Setiap orang memiliki motivasi dan alasan yang berbeda dalam menjalin hubungan. Mulai dari nggak mau dikatain jomblo, merasa kesepian, alasan materi, hingga ingin mencari pasangan hidup.

Nah, motivasi kamu yang mana, guys? Kalau kamu sendiri belum bisa merasa yakin dengan hubungan dan menjalaninya atas dasar motivasi yang kuat, kemungkinan besar hubunganmu nggak bakalan bertahan lama.

Istilahnya, tinggal tunggu waktu aja untuk bubar. Bisa jadi, motivasi kamu dalam berpacaran juga sudah berubah, seiring dengan perubahan hidup kamu. Misalnya, dulu kamu sangat siap untuk berkomitmen serius, namun akhir-akhir ini kamu lebih mementingkan kemapanan dan karier. Situasi ini bisa bikin pacar merasa bahwa kalian udah nggak sejalan lagi.

4. Adakah Penghalang dalam Hubungan?

1600926637-pacaran-lama-tapi-jodoh-orang-lain5.jpgSumber: freepik

Selain faktor internal dari sisi kamu dan pacar, kandasnya hubungan juga bisa disebabkan oleh faktor dari luar, guys. Faktor inilah yang menjadi penghalang buat kamu dan dia untuk terus maju ke pelaminan.

Ada beberapa hal yang umumnya jadi penghalang dalam hubungan misalnya, restu orang tua, perbedaan status sosial dan ekonomi, hingga hadirnya orang ketiga. Faktor-faktor inilah yang biasanya membuat pacar perlu berpikir seribu kali untuk menikah denganmu, meskipun rasa sayang dan cintanya masih ada.

5. Apakah Kamu dan Dia Bisa Saling Menerima Apa Adanya?

1600926615-pacaran-lama-tapi-jodoh-orang-lain4.jpgSumber: freepik

Salah satu hal yang bisa menguatkan sebuah hubungan adalah penerimaan atas kondisi pasangan. Pertanyaannya, apakah kamu sudah menerima dia apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihannya? Sebaliknya, apakah dia juga melakukan hal yang sama denganmu? Ekspektasi yang terlalu tinggi pada pasangan dan keinginan untuk mencari kesempurnaan, kerap bikin hubungan kandas di tengah jalan.

Itulah yang akan membuat seseorang terus melihat sisi negatif pasangannya, sehingga muncul sikap-sikap mengkritik, menuntut, hingga merendahkan pasangan. Situasi inilah yang akhirnya membawa pada kehancuran sebuah hubungan.


Loading ..