menu
user
URnews

Penembakan di Cengkareng: 3 Orang Tewas hingga Kapolda Minta Maaf

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Penembakan di Cengkareng: 3 Orang Tewas hingga Kapolda Minta Maaf
Image: Konferensi pers penembakan oknum polisi yang menewaskan tiga orang. (Screenshot Instagram @forumwartawanpolri)

Jakarta - Sebanyak tiga orang meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka dalam insiden penembakan yang terjadi di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (25/2/2021) sekitar pukul 04.30 WIB.

Insiden penembakan tersebut bermula setelah pelaku yang merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Bripka Cornelius Siahaan cekcok dengan petugas keamanan.

Tak hanya itu, pelaku juga sempat cekcok dengan pegawai cafe karena enggan membayar tagihan sekitar Rp 3 juta. Cekcok terjadi lantaran pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras (miras).

"Ketika akan membayar tagihan terjadi cekcok, tersangka dan petugas cafe," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Korban yang meninggal dunia adalah anggota TNI AD (keamanan kafe) Martinus Riski Kardo Sinurat, petugas cafe (waiter) Feri Saut Simanjuntak dan kasir cafe Manik. Sementara korban luka adalah manajer RM Cafe, Hutapea.

"Korbannya tiga meninggal dunia di lokasi dan satu tengah dirawat di rumah sakit," imbuhnya.

Berikut kronologi penembakan yang menewaskan tiga orang pada 25 Februari 2021:

1. Sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku datang bersama temannya kemudian langsung memesan minuman.
2. Pada pukul 04.00 WIB, cafe akan tutup dan pelanggan sudah meninggalkan cafe, pelaku ditagih bill pembayaran minuman sebesar Rp 3.335.000, namun pelaku menolak membayar.
3. Sekitar pukul 04.30 WIB, pihak keamanan yang merupakan korban meninggal, menegur pelaku hingga terjadi cekcok. Karena emosi, pelaku kemudian mengeluarkan senjata api dan menembak ketiga korban secara bergantian.

Tak lama, pelaku kemudian keluar cafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya dan dijemput temannya menggunakan mobil. Pelaku pun kemudian diamankan di Polsek Kalideres, Jakarta Barat. Kini pelaku sudah diamankan di Polda Metro Jaya.

Kapolda Minta Maaf

Atas insiden penembakan yang menewaskan tiga orang, Kapolda Metro Jaya Fadil Imran meminta maaf. Hal ini lantaran pelaku merupakan oknum anggota Polri.

"Sebagai atasan tersangka dan atas nama Kapolda Metro, saya sampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban dan kepada TNI AD. Bela sungkawa saya yang mendalam atas kejadian ini," ujarnya saat memberikan keterangan pers terkait insiden penembakan di Polda Metro Jaya, Kamis (25/2/2021).

Lebih lanjut, kini ia memerintahkan jajarannya guna mengambil langkah cepat dalam membantu keluarga korban penembakan.

"Langkah ini diharapkan untuk meringankan beban keluarga korban selama proses pemakaman," tandasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait