beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya KH Dimyati Rois

Ahmad Sidik,
4 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya KH Dimyati Rois
Image: Presiden Joko Widodo. (Dok. Setkab)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Dimyati Rois, yang wafat pada Jumat (10/6/2022) dini hari.

"Saya atas nama pribadi, bangsa, dan negara menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ulama kharismatik Bapak Kiai Haji Dimyati Rois pada hari Jumat, 10 Juni 2022, pukul 01.13 WIB," ungkap Jokowi dalam video yang dibagikan di Instagram.

KH Dimyati Rois, kata Jokowi, merupakan seorang ulama besar yang disegani dan dihormati berbagai kalangan.

"Beliau adalah ulama besar yang berpengetahuan luas, tawadu, penuh kesederhanaan, disegani, dan dihormati berbagai kalangan," tutur Jokowi.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Lebih lanjut, ia mengenang KH Dimyati Rois sebagai sosok ulama yang menjadi teladan bagi banyak orang. Di samping Mustasyar PBNU, KH Dimyati Rois merupakan Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Semasa hidupnya, Abah Dim juga menjadi teladan kita semua untuk memupuk kemandirian di bidang ekonomi. Serta mengajarkan santrinya berwirausaha. Mari kita doakan Abah Dim mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt," pungkas Jokowi.

Seperti diketahui, Dimyati Rois meninggal di Rumah Sakit Telogorejo, Semarang, Jawa Tengah, pada dini hari tadi. Kiai Dimyati merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadlu wal Fadhilah Jagalan, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.

Abah Dim, sapaan akrabnya, lahir di Bulakamba, Brebes, 5 Juni 1945. Ia menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Sebelum itu, ia juga ngangsu kaweruh di Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, selama belasan tahun.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait