URamadan

Mengenal Istilah Kembali ke Fitrah pada Hari Raya Idul Fitri

Nivita Saldyni, Minggu, 1 Mei 2022 03.00 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mengenal Istilah Kembali ke Fitrah pada Hari Raya Idul Fitri
Image: ibadah muslim di bulan suci Ramadan (Foto: Muslimaid)

Jakarta - Urbanreaders mungkin sudah tak asing dengan istilah kembali fitrah. Biasanya istilah ini digunakan sebagai makna dari Hari Raya Idul Fitri.

Sebenarnya apa sih arti dari istilah kembali fitrah ini? Apa pula makna yang terkandung di dalamnya?

Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fitrah artinya kesucian atau sifat asal. Sehingga bisa dikatakan ‘kembali ke fitrah’ artinya kembali suci atau kembali ke sifat asal. 

Sementara kata fitrah di Al-Qur’an terdapat dalam surat Ar- Rum ayat 30 sebagaimana berikut ini:

‎فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًاۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَاۗ لَا تَبْدِيْلَ لِخَلْقِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُۙ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَۙ

Artinya: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui

Menurut tafsir Kementerian Agama, dalam ayat tersebut diketahui bahwa Allah menciptakan kita dengan bekal fitrah, yaitu kecenderungan mengikuti agama yang lurus, agama tauhid, agama Islam. 

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Az-Zariyat ayat 56 berikut:

‎وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْن

Artinya: Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.

Nah puasa, salat, dan seluruh ibadah yang kita lakukan adalah upaya untuk mengembalikan diri kita kepada fitrah penciptaan kita. Sebab selama hidup di dunia ini, kita ‘mengotori’ diri kita dengan dosa-dosa yang kemudian membuat kita jauh dari fitrah tersebut.

Termasuk seluruh ibadah yang dilakukan di bulan suci Ramadan ini bagian dari upaya kita mensucikan diri kita dan menghapuskan segala dosa-dosa kita. Sehingga harapannya di penghujung Ramadan kita bisa kembali kepada fitrah kita sebagai manusia dan merayakan Idul Fitri dengan suka cita.

Namun perlu diingat, hidup kita terus berjalan. Artinya upaya kita untuk mempertahankan fitrah tersebut belum berakhir. Sehingga setelah Ramadan kita dianjurkan untuk istiqamah meningkatkan kualitas ibadah kita dan menjalankannya sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait