beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URoto

Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia, Piaggio Rilis Vespa Batik

Fitri Nursaniyah,
24 November 2022 14.27.59 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia, Piaggio Rilis Vespa Batik
Image: Vespa Batik dari Piaggio Group. (Istimewa)

Jakarta - Piaggio Group resmi membuka pabrik pertamanya di Indonesia pada Rabu (23/11/2022).

Seiring dengan pembukaan pabrik ini, Piaggio Group merilis Vespa Batik special edition. Vespa ini menampilkan perpaduan ikon budaya Italia dan warisan kesenian Indonesia.

Piaggio Group memilih Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat sebagai lokasi produksi unit mereka di Tanah Air.

"Pembukaan ini merupakan sebuah pernyataan dan acara penting bagi Grup. Jal ini menjadi salah satu tonggak pencapaian dalam melanjutkan visi Piaggio Group dalam memprioritaskan komitmen yang berpusat pada pelanggan di seluruh dunia dan juga di Asia," kata Chief Executive of Product and Global Strategy Piaggio Group, Michele Colaninno dalam keterangan resmi yang diterima Urbanasia, Kamis (24/11/2022).

Piaggio membuka pabrik pertamanya di Indonesia di atas lahan seluas 6 hektar. Sebelum resmi beroperasi, pabrik ini diklaim sudah memenuhi Standarisasi Pabrik Global Piaggio yang diterapkan di seluruh dunia.

Pabrik ini akan memproduksi skuter Vespa dan motor lain dari Piaggio Group.

1669274840-6---Peresmian-Pabrik-Piaggio-Group-di-Indonesia.JPGSumber: Pabrik motor Vespa Piaggio Group di Cikarang, Jawa Barat. (Istimewa)

Diketahui, pabrik Piaggio Group di Indonesia menandai pabrik ketiga perusahaan otomotif itu di Asia Pasifik. Sebelumnya Piaggio telah membuka pabrik di Vietnam dan Cina.

"Melalui peresmian hari ini, kita menyaksikan ekspansi strategis untuk Asia dan komitmen yang kuat untuk Indonesia. Pabrik baru ini menunjukkan bahwa Piaggio Group berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman mobilitas premium ala Italia yang unik di Asia," kata Executive Vice President 2-wheelers Piaggio Asia Pacific, Gianluca Fiume. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait