URstyle

‘Smaranaa’ Merangkum Kenangan dan Kehangatan dalam Busana Raya

Urbanasia, Senin, 2 Februari 2026 22.11 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
‘Smaranaa’ Merangkum Kenangan dan Kehangatan dalam Busana Raya
Image: Koleksi Smaranaan by Khanaan diperagakan dalam ajang Garis Poetih Raya Festival 2026. (Khanaan)

Jakarta - Suasana hangat dan intim mewarnai City Hall Pondok Indah Mall (PIM) 3 saat koleksi Raya Smaranaa dari Khanaan diperkenalkan dalam rangkaian Garis Poetih Raya Festival 2026, Sabtu (31/1/2026). 

Lewat peragaan ini, Khanaan menampilkan Smaranaa sebagai refleksi tentang memori, rasa pulang, dan kehangatan yang kerap hadir kembali setiap Hari Raya, bukan sekadar busana, tetapi sebagai pengalaman emosional.

Terinspirasi dari arsip desain sebelumnya, koleksi ini menghadirkan siluet dan detail khas yang diolah ulang dengan pendekatan lebih lembut dan kontemporer. 

Draperi sulaman floral, garis batik yang halus, serta permainan layering diterjemahkan dalam bentuk yang terasa lebih ringan, segar, dan relevan dengan gaya hidup masa kini. Setiap tampilan seolah mengajak penonton menelusuri kembali kenangan, namun dengan bahasa visual yang modern.

Khanaan menegaskan bahwa setiap rancangan bukan hanya soal estetika, melainkan juga perjalanan kembali ke akar. 

“Setiap koleksi merupakan sebuah perjalanan kembali ke akarnya, sebagai penegasan ulang atas gaya autentik yang terus berkembang dengan bersumber pada dirinya sendiri, namun tetap berpijak kuat pada realitas,” ungkap Khanaan. 

Pendekatan tersebut terasa melalui pilihan material seperti tulle, silk, organza, dan linen yang menghadirkan sentuhan lembut sekaligus struktur yang anggun.

Palet warna hangat dan material breathable menjadi elemen penting yang memperkuat narasi kehangatan. Menggunakan tulle dan organza sutra alami, Smaranaa memadukan kemewahan yang tenang dengan filosofi keberlanjutan. 

Tekstur yang ringan dan jatuh natural menghadirkan kesan modest yang tidak berjarak, sejalan dengan semangat Raya sebagai momen kebersamaan keluarga.

Konsep peragaan turut dirancang untuk memperdalam pengalaman tersebut. Dekorasi visual dipadukan dengan atmosfer berkumpul yang hangat, menciptakan fashion show yang terasa personal dan intim. 

“Konsep ini menggabungkan keindahan visual dekorasi dengan kehangatan suasana berkumpul, menciptakan pengalaman fashion show yang personal,” ujar Khanaan. 

Peragaan ini juga melibatkan kolaborasi dengan Furniture by Vivere Collection, table setting oleh Haifa Bisyir Design, serta dessert dari Heavenly Taste Desserts.

Kehadiran Smaranaa di Garis Poetih Raya Festival 2026 menegaskan bahwa busana Raya tidak hanya berbicara tentang tampilan, tetapi juga tentang makna. 

Lewat narasi memori, kehangatan, dan rasa pulang, koleksi ini merangkum esensi perayaan dalam balutan desain yang lembut, modern, dan sarat emosi, menjadi pengingat bahwa kenangan selalu bisa dirayakan kembali, termasuk melalui busana yang dikenakan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait