Mason Greenwood Didakwa atas Dugaan Percobaan Pemerkosaan

Jakarta - Striker muda Manchester United Mason Greenwood segera didakwa di Pengadilan Magistrat Manchester dan Salford pada Senin besok setelah sebelumnya ditangkap polisi.
Hal ini seiring dengan wewenang yang diberikan Crown Prosecution Service (CPS) kepada Polisi Greater Manchester untuk mendakwa Greenwood. Stiker Setan Merah ini didakwa atas beberapa pasal, yaitu percobaan pemerkosaan, pemaksaan, dan penyerangan.
"CPS hari ini telah memberi wewenang pada kepolisian Greates Manchester untuk mendakwa Mason Greenwood (21) dengan percobaan pemerkosaan, terlibat dalam perilaku pengendalian dan pemaksaan, dan penyerangan yang menyebabkan cedera tubuh," ujar Wakil Kepala Jaksa CPS Nort West, Janet Potter melansir Aljazeera, Minggu (16/10/2022).
Sebelumnya, Greenwood ditangkap lagi oleh pihak kepolisian dengan tuduhan telah melanggar persyaratan pembebasan bersyaratnya.
Melansir The Sun, Minggu (16/10/2022), Greenwood ditangkap pihak kepolisian di rumahnya, pada Sabtu 15 Oktober waktu setempat, karena dicurigai telah menghubungi korbannya. Hal itu merupakan pelanggaran persyaratan pembebasan bersyaratnya. Saat ini, proses penyelidikan tengah berlangsung.
“Kepolisian Greater Manchester mengetahui tuduhan terhadap seorang pria berusia 21 tahun yang melanggar persyaratan pembebasan bersyaratnya dan telah melakukan penangkapan pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022,” demikian pernyataan seorang juru bicara Greater Manchester Police (GMP).
Greenwood membuat gempar pada Januari tahun ini dengan kasus dugaan tindak pemerkosaan dan kekerasan terhadap sang kekasih, Harriet Robson. Atas kasus itu, Greenwood dibekukan dari skuat Manchester United, dan hingga detik ini namanya belum kembali masuk dalam susunan pemain aktif Setan Merah.
Meski telah diperiksa polisi, Greenwood belum masuk penjara. Greenwood sempat menghabiskan tiga malam di tahanan, sampai akhirnya dibebaskan dengan jaminan. Penyerang berusia 21 tahun tersebut masih berstatus bebas bersyarat.
Namun kini Greenwood kembali berurusan dengan polisi karena diduga menghubungi korbannya. Dalam syarat jaminan pembebasan sebelumnya, Greenwood memang dilarang menghubungi Harriet Robson.
Baca Juga: Striker Israel Eran Zahavi Edit Foto Bendera Palestina yang Dibawa Duo Leicester dan Pogba
Terkait penangkapan Greenwood, pihak Manchester United telah memberikan pernyataan resmi. The Red Devils menegaskan bahwa Greenwood hingga saat ini masih diskors oleh klub sambil menunggu proses peradilan kepada sang pemain.
“Manchester United mencatat bahwa tuntutan pidana telah diajukan terhadap Mason Greenwood oleh Crown Prosecution Service. Dia tetap diskors oleh klub, menunggu hasil dari proses peradilan,” demikian tertulis dalam keterangan resmi Manchester United.
Akibat perbuatannya, Greenwood tak hanya diskors oleh Man United, namun juga diputus kontrak oleh Nike selaku sponsor pribadinya dan namanya dihapus dari gim sepak bola populer FIFA 22.
