Fiorellya by Dwee Bawa Inspirasi Palestina di Ramadan Runway 2026

Jakarta - Gelaran Ramadan Runway 2026 kembali menghadirkan ragam koleksi modest fashion yang sarat cerita. Pada Minggu (8/3/2026), label Fiorellya by Dwee milik desainer Dwi Wahyuni tampil membawakan koleksi Raya 2026 bertajuk ‘Noore’.
Koleksi ini tak sekadar menawarkan tampilan busana hari raya, tetapi juga membawa narasi spiritual dan historis yang berakar pada perjalanan perempuan Muslim dalam peradaban Islam.
“Dalam setiap langkah kecil ada kisah yang ingin diceritakan. Tentang keanggunan yang penuh kehangatan dan kecantikan yang tumbuh dari perjalanan sejarah Islam,” ujar desainer Dwi Wahyuni dalam keterangan tertulisnya, Minggu.
Menurutnya, sejak dahulu pakaian bagi perempuan Muslim bukan hanya sekadar penutup tubuh, tetapi juga simbol kehormatan, identitas, sekaligus cahaya diri.
“Dalam perjalanan peradaban Islam, aurat dijaga bukan sebagai batasan, melainkan kemuliaan yang dibingkai anggun oleh akhlak. Nilai itulah yang kami bawa ke setiap desain yang kami hadirkan,” tambahnya.
Terinspirasi Keteguhan Palestina
Koleksi Noore juga terinspirasi dari ketabahan masyarakat Palestina. Tema tersebut terasa relevan dengan momentum Ramadan yang identik dengan refleksi, kesabaran, dan perjuangan spiritual.
“Terinspirasi oleh ketabahan dan kegigihan Palestina, koleksi ini dinamakan Noore. Bertepatan juga koleksi ini adalah koleksi Raya 2026, hampir tiga tahun sejak masyarakat Palestina melewati tiga kali Ramadan dengan ketabahan dan kegigihan melawan penjajah dan hawa nafsu saat puasa,” jelas Dwi.
Inspirasi tersebut diterjemahkan melalui simbol alam yang sarat makna. Pohon zaitun dan bunga dahlia menjadi elemen utama yang memengaruhi pemilihan warna, detail, hingga siluet busana.
Bunga dahlia, misalnya, diwujudkan melalui siluet semi klok dengan modifikasi lengan menyerupai mahkota bunga. Sementara potongan tengah tubuh yang slender memberi kesan feminin sekaligus dinamis.
Perpaduan Silk, Motif Floral, dan Batik Depok
Dari sisi material, koleksi ini menggunakan silk dengan motif bunga hasil desain sendiri. Dwi juga memadukannya dengan aksen batik Depok, yang menjadi ciri khas koleksi ini.
Sebagai pelengkap, beberapa material seperti viscose, lycra, dan tulle digunakan untuk memberikan kenyamanan sekaligus fleksibilitas, sehingga busana dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan selama Ramadan hingga Hari Raya.
Detail dekoratif menjadi salah satu daya tarik koleksi ini. Potongan kain berbentuk mahkota bunga dan dedaunan dihiasi bead serta kristal yang membentuk visual bunga dahlia dan tangkai zaitun.
Dari segi warna, koleksi Noore didominasi palet pastel pink, baby blue, dan mocha, dengan aksen cokelat tua serta merah terakota.
Menurut Dwi, kombinasi warna tersebut merepresentasikan kesederhanaan bunga dahlia dan zaitun, sementara aksen warna kuat melambangkan keteguhan tanah Palestina.
Fashion dengan Pesan Kemanusiaan
Lewat koleksi ini, Dwi Wahyuni berharap fashion tidak hanya menjadi medium estetika, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan.
“Melalui koleksi ini, kami berharap dapat terus mengingatkan umat manusia untuk terus gigih berjuang hingga kemerdekaan Palestina,” tutupnya.
Kehadiran Fiorellya by Dwee menambah warna dalam rangkaian runway Ramadan Runway 2026, yang sebelumnya juga menghadirkan berbagai desainer modest fashion Tanah Air dengan koleksi yang menggabungkan nilai spiritual, budaya, dan tren busana Ramadan masa kini.
