Gaya Asia Tenggara dan Sentuhan Eropa Bertemu dalam Koleksi Modest yang Lebih Fleksibel
Jakarta - Perkembangan modest fashion sekarang nggak lagi terbatas pada satu perspektif. Justru, semakin banyak kolaborasi lintas budaya yang membuka cara baru dalam melihat gaya, yang lebih fleksibel, lebih personal, dan semakin global.
Salah satu yang menarik datang dari kolaborasi antara Buttonscarves dan Alexandra Lapp. Sosok fashion icon asal Jerman ini dikenal dengan gaya polished dan effortless, memadukan elemen klasik dengan sentuhan modern yang terasa relevan untuk berbagai karakter perempuan.
CEO Buttonscarves, Linda Anggrea mengatakan, kolaborasi ini jadi langkah yang cukup signifikan, terutama dalam membawa perspektif Asia Tenggara ke percakapan fashion yang lebih luas.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi kami untuk masuk ke ruang yang lebih global dan menghadirkan sesuatu yang relevan bagi audiens yang lebih luas,” katanya, dikutip Selasa (7/4/2026).
Menariknya, koleksi ini tidak hanya bermain di estetika, tapi juga pada cara berpakaian yang lebih fleksibel.
Signature style Alexandra yang clean dan timeless dipadukan dengan craftsmanship khas Asia Tenggara, menghasilkan pieces yang terasa ringan, versatile, dan mudah dipakai sehari-hari.
Koleksi ini menghadirkan scarf berbahan silk dengan kilau lembut, serta voile premium yang ringan dan nyaman. Selain itu, hadir juga tas dengan siluet klasik berbahan pebble leather yang dilengkapi detail gold hardware, memberi sentuhan elegan tanpa terlihat berlebihan.
Adapun yang membuat kolaborasi ini terasa berbeda adalah pendekatannya terhadap modest fashion itu sendiri.
Scarf dalam koleksi ini tidak lagi diposisikan hanya sebagai penutup kepala, tapi juga sebagai aksesori styling yang bisa dipakai dengan berbagai cara.
Pendekatan ini membuka ruang eksplorasi yang lebih luas. Kamu bisa memakainya sesuai gaya personal, tanpa terikat pada satu aturan tertentu. Di sinilah modest fashion mulai terasa lebih inklusif dan dekat dengan gaya hidup modern.
Alexandra sendiri juga membawa perspektif styling yang effortless. Cara ia memadukan setiap piece terasa natural, tanpa terlihat dipaksakan, sekaligus menunjukkan bahwa gaya klasik dan modern bisa berjalan beriringan.
