Yuk! Kenali 7 Penyakit yang Mirip dengan Gejala Virus Corona

Jakarta* - Setelah menelan korban jiwa sebanyak total 300 lebih dan menjangkiti belasan ribu orang, akhirnya WHO (World Health Organization) menetapkan situasi darurat global mengenai bahaya Virus Corona.
Bahkan, virus ini telah menyebar ke berbagai belaha dunia, seperti Malaysia, Thailand, dan Jerman. Di Indonesia sendiri, belum ditemukan suspect Corona yang positif mengidap penyakit ini.
Namun terlepas dari itu, ada beberapa penyakit yang memiliki gejala sama dengan Corona.
Biar nggak salah duga, yuk kenali beberapa penyakit yang punya kemiripan dengan Corona ini!
Baca juga: Gabungkan Obat Tradisional dan Barat, Cina Sukses Sembuhkan Ratusan Pasien Virus Corona
1. Flu biasa
Flu biasa dan virus corona memiliki kemiripan sehingga sulit dibedakan. Biasanya flu biasa hanya akan diderita selama beberapa hari sedangkan corona hadir dengan gejala lebih parah dan intens.
Meski sulit dibedakan, namun jika kamu merasa baru saja mengunjungi Tiongkok atau negara dengan penderita positif, kamu bisa segera cek ke dokter. Terlebih jika kamu mengalami demam lebih dari 38 derajat.
2. Radang tenggorokan
Radang tenggorokan jadi penyakit yang memiliki kemiripan dengan Corona. Penderita bisa terkena demam cukup tinggi dengan rasa sakit yang meradang di tenggorokan. Radang ini sendiri diketaui jadi gejala awal Corona jika sedang menjangkiti seseorang.
3. ISPA
ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut juga memiliki kemiripan dengan Corona. Persamaannya, keduanya sama-sama menyerang saluran pernapasan khususnya di bagian atas dan paru-paru.
Gejala keduanya pun sama, yakni batuk sesak napas, serta demam. Perbedaannya, ISPA biasanya menyerang anak kecil sedangkan Corona menyerang orang dewasa dan lanjut usia dengan sistem imun lemah.
4. Bronkitis
Bronkitis yang merupakan peradangan pada bronkus atau saluran udara di paru-paru memiliki kemiripan dengan Corona. Mirip seperti ISPA, dikutip dari Medical News Today, gejala penyakit ini meliputi batuk, tubuh lemas, napas memendek, sakit dada, dan demam
Namun letak perbedaan keduanya ada pada batuk yang diderita. Penderita Corona akan mengalami batuk kering. Sedangkan bronkitis akan menghasilkan batuk berdahak dan berlendir. FYI, Corona juga ternyata bisa menyebabkan bronkitis, bergantung pada tingkat keparahannya.
5. SARS
Pada tahun 2002 sampai 2003, SARS alias Severe acute respiratory syndrome pernah menjangkiti daratan Cina. Wabah ini menyebar dari Tiongkok dan menjangkiti ribuan orang. Penyakit ini juga diketahui disebabkan oleh virus corona namun dengan jenis yang berbeda.
Keduanya pun memiliki gejala yang mirip, mulai dari demam, sakit pada otot, batuk, sakit tenggorokan, dan lainnya. Namun, Novel Coronavirus yang sekarang diduga berasal dari ular dan kelelawar. Sedangkan virus corona pada SARS berpindah dari kelelawar ke musang, sebelum berpindah ke manusia.
6. MERS
Serupa dengan SARS dan Novel Coronavirus, MERS alias Middle East respiratory syndrome juga sempat jadi wabah besar tahun 2012 lalu. Bedanya, MERS ini terjadi di sekitar wilayah timur tengah dan disebabkan konsumsi susu serta daging unta.
Virus ini menjangkiti 2494 orang dengan tingkat kematian sebesar 34 persen.
7. Tuberkulosis
Tuberkolosis termasuk pada penyakit sistem pernapasan, disebabkan oleh bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis. bakteri ini akan menyerang paru-paru dan bisa menular melalui udara.
Gejalanya mirip dengan Corona, mulai dari demam, kelelahan dan hilang nafsu makan. Namun, penderita Tuberkolosis akan mengeluarkan lendir atau darah saat sedang batuk.
