beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtech

Elon Musk Boyong 50 Pegawai Tesla ke Twitter

Shinta Galih, 1 November 2022 19.41.50
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Elon Musk Boyong 50 Pegawai Tesla ke Twitter
Image: CEO Tesla, Elon Musk. (Instagram @elonmusk)

Jakarta - Elon Musk dilaporkan memboyong 50 pegawai Tesla ke Twitter. Mereka adalah karyawan kepercayaan yang sebagian besar merupakan engineer perangkat lunak dari tim Autopilot.

Menurut catatan internal yang diperoleh CNBC sebagaimana dikutip Urbanasia, Selasa (31/10/2022), karyawan dari perusahaan Musk lainnya sekarang diizinkan untuk bekerja di Twitter. Tak hanya Tesla, mereka juga berasal dari Boring Company dan Neuralink.

Beberapa teman, penasihat, dan pendukung Musk pun ikut terlibat. Mereka adalah Jared Birchall selaku kepala kantor keluarga, investor Jason Calacanis, dan COO PayPal David Sacks.

Begitu juga dua orang yang memiliki nama belakang Musk, James dan Andrew Musk, yang masing-masing pernah bekerja di Palantir dan Neuralink.

Di antara lusinan orang yang direkrut Elon Musk secara khusus dari Tesla adalah direktur pengembangan perangkat lunak Ashok Elluswamy, direktur teknik Autopilot dan TeslaBot Milan Kovac, direktur senior teknik perangkat lunak Maha Virduhagiri, Pete Scheutzow manajer program teknis staf senior, dan Jake Nocon, yang merupakan bagian dari unit pengawasan Tesla, sebagai manajer senior intelijen keamanan.

Nocon sendiri sebelumnya bekerja untuk Uber dan Nisos, sebuah perusahaan keamanan yang memiliki kontrak jutaan dolar dengan Tesla untuk mengidentifikasi ancaman orang dalam dan memantau kritik terhadap perusahaan.

Nantinya, Elon Musk bakal mengandalkan orang-orang terdekatnya itu untuk memutuskan siapa dan apa saja yang harus dibuang atau disimpan di Twitter.

Elon Musk juga mendesak mereka untuk mempelajari semua yang mereka bisa terkait Twitter secepat mungkin. Entah itu source code, moderasi konten, hingga persyaratan privasi data. Dengan bekal itu, Musk bisa mendesain ulang platform. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait