menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Tie-dye Diprediksi Jadi Tren Fashion Musim Panas 2020

Anisa Kurniasih,
sekitar 1 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tie-dye Diprediksi Jadi Tren Fashion Musim Panas 2020
Image: Ilustrasi busana tie-dye (ANTARA)

Jakarta - Urbanreaders udah tahu belum nih soal tie-dye? Banyaknya pencarian kata kunci tersebut membuat tie-dye diprediksi akan menjadi tren busana musim panas 2020.

Menurut Pinterest, pencarian nama tie-dye meningkat 462 persen loh guys dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan, seperti dilansir Independent, platform fesyen Lyst juga mencatat ada kenaikan sebesar 104 persen nih untuk pencarian kata kunci tie-dye pada bulan lalu.

Banyaknya pencarian kata soal tie-dye juga kemungkinan terjadi lantaran orang ingin mengusir kebosanan dan memberikan sedikit warna untuk koleksi pakaian.

Nah, buat yang belum tahu, Tie-dye merupakan teknik mewarnai dengan cara mengikat kain sebelum dicelupkan pada pewarna. Di beberapa daerah di Indonesia, teknik ini dikenal dengan berbagai nama lain seperti pelangi atau cinde (Palembang), tritik atau jumputan (Jawa), serta sasirangan (Banjarmasin).

Namun kebanyakan orang menyebut tie-dye sebagai motif guys. Motif seperti tie-dye ini kemudian di print pada kain-kain berbagai materi.

Teknik tie-dye sendiri sebenarnya bukanlah hal baru loh. Dikutip Antara, teknik tersebut sudah ada sejak 4000 SM guys.

Bahkan, merek-merek mewah juga sudah menggunakan teknik ini dalam pewarna seperti Art Dealer dan Faithfull The Brand.

Popularitas tren tie-dye kemungkinan didorong oleh nostalgia pada masa-masa yang lebih sederhana atau pun karena warna-warnanya yang cerah dan cocok untuk musim panas, bahkan Bella Hadid dan Victoria Beckham pun menggunakannya.

Motif tie-dye juga sempat terlihat pada koleksi spring/summer dari Dior, Alberta Ferretti, Oscar de la Renta dan Fyodor Golan. Koleksi tie-dye pun dapat ditemukan di H&M, Topshop dan gerai busana lainnya sebagai penanda musim baru loh guys.

Koleksi tersebut tak hanya berupa T-Shirt atau pun dress tetapi juga berupa topi, sepatu, tas serta ikat rambut bahkan motif ini dicetak pada kain mewah seperti satin.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait