beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URoto

Tips Nyetir Aman saat Bawa Bayi dalam Mobil

Anisa Kurniasih,
lebih dari 1 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tips Nyetir Aman saat Bawa Bayi dalam Mobil
Image: Ilustrasi nyetir mobil bersama anak (Freepik)

Jakarta - Bagi pengendara mobil khususnya para ibu, menyetir sambil membawa si buah hati memang bukan perkara yang mudah. Apalagi jika usia sang anak masih bayi.

Namun, hal tersebut terkadang terpaksa harus dilakukan saat dalam keadaan mendesak.

Sebuah penelitian yang dilakukan dokter anak di Amerika Serikat (American Academy of Pediatrics), menyarankan agar bayi baru lahir atau belum berusia 2 tahun ditempatkan dalam kursi khusus dengan posisi menghadap belakang di dalam mobil.

Rasa cemas dan khawatir pastinya akan muncul apalagi ketika harus bertemu dengan kemacetan. Kemudian si kecil menangis tidak diam-diam di dalam mobil. 

Namun, saat melakukan perjalanan jauh, sebaiknya ajak si bayi jika usianya sudah lebih dari enam bulan, guys. Hal itu penting karena struktur tulang dan ototnya sudah lebih kuat untuk menopang kepala. Bila terjadi goncangan, bayi pun tetap aman dan nyaman di dalam mobil.

Nah, nggak cuma itu aja ya guys. Melansir situs resmi Daihatsu Indonesia, yuk simak tips supaya perjalanan kamu dan buah hati jadi lebih menyenangkan. Apa saja? Berikut ulasannya!

1. Rencanakan Perjalanan

1605770485-ibu-dan-anak.jpgSumber: Kebersamaan ibu dan anak (Ilustrasi/Freepik)

Perjalanan bersama bayi perlu dipikirkan matang-matang ya, guys. Mulai dari waktu keberangkatan, istirahat sampai rute yang dipilih. Waktu paling ideal adalah dua jam berkendara, kemudian istirahat.

Mungkin kedengarannya akan membosankan jika terlalu banyak berhenti, tapi ini demi kenyamanan dan keselamatan si kecil.

Terlalu lama duduk di car seat juga tidak baik. Saat istirahat, kamu bisa membawa bayi keluar dari mobil dan melakukan berbagai hal. Misal menyusui, memberi makan atau sekedar bermain. Ini juga bisa mengurangi tingkat kebosanannya sepanjang perjalanan.

2. Pakai Child Car Seat

1605770550-bbay-chair.jpgSumber: Ilustrasi baby seat (Pixabay)

Child car seat meminimalisir resiko kecelakaan pada bayi. Selalu letakkan kursi bantu ini di bagian belakang pengemudi. Khusus bayi dengan berat di bawah 13 kilogram atau di bawah dua tahun, posisinya menghadap ke belakang.

Tujuan posisi terbalik ini agar kepala bayi terjaga oleh punggung car seat, sehingga tidak akan terempas ketika mobil berhenti mendadak. Sementara untuk bayi di atas tiga tahun, bisa pakai convertible car seat yang bisa diposisikan menghadap depan.

Selain karena masalah keselamatan, child car seat juga berguna membuat bayi duduk mandiri. Tidak mengganggu penumpang lain yang ada di dalam mobil.

3. Bawa Mainan

1605770580-mainan.jpgSumber: Ilustrasi mainan (Freepik)

Ketika membawa anak berkendara jarak jauh, rasa bosan pasti muncul, untuk itu, pastikan kamu selalu membawa mainan kesenangannya.Kamu juga perlu meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan buah hati ya.

Ingat, jangan malah sibuk sendiri dengan smartphone. Kamu juga perlu putar musik kesukaannya dan bernyanyi bersama. Lalukan interaksi supaya si kecil tidak bosan ya, Urbanreaders.

4. Tetap Tenang

1605770612-nyetir-mobil.jpgSumber: Menyetir mobil(Ilustrasi/Freepik)

Semua hal sudah dilakukan, tapi bayi tetap saja menangis. Maka kamu harus tetap tenang dan berpikir positif. Tepikan mobil, ajak bayi keluar dari kabin untuk mendapat suasana baru.

Kemudian gendong dengan posisi memeluk sambil dinyanyikan lagu kesukaannya. Bila masih menangis, bisa alihkan perhatiannya dengan mainan atau beri dia susu. Bagaimanapun juga orang tua pasti yang paling mengerti soal keinginan anaknya.

Dengan empat tips tersebut, siapkah kamu membawa bayi untuk berkendara, guys? jika masih khawatir,  coba dulu secara bertahap mulai dari perjalanan pendek, menengah dan jauh.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait