URtrending

Vokalis Roxette, Marie Fredriksson Meninggal Usai Berjuang Melawan Kanker

Dilla Sufianita, Selasa, 10 Desember 2019 20.50 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Vokalis Roxette, Marie Fredriksson Meninggal Usai Berjuang Melawan Kanker
Image: Instagram @realroxette

Jakarta - Pelantun It Must Been Love, Marie Fredriksson meninggal dunia Senin kemarin (9/12/2019) setelah berjuang melawan kanker.

“17 tahun lamanya Marie melawan kanker”, tulis pernyataan Dimberg Jenberg Management.

“Marie meninggalkan kita warisan musik yang luar biasa. Suaranya yang luar biasa, kuar dan sensitif, dan penampilan memukaunya di panggung akan selalu dikenang oleh kita semua yang beruntung bisa menjadi saksinya,” tulis agensi Marie dilansir dari Mirror.

“Tapi kami juga mengingat ia sebagai orang yang luar biasa, dan seorang wanita rendah hati yang peduli dengan semua orang yang ia temui,” lanjutnya.

Baca Juga: Selain Juice Wrld, Ini 5 Rapper yang Meninggal Mendadak di Tahun 2019

Teman satu band Marie di Roxette, Per Gessle, juga mengirimkan pesan duka. Ia mengenang hari-hari bersama Marie.

“Waktu berlalu sangat cepat. Sepertinya baru kemarin kita bersama siang dan malam di apartemen kecil kamu di Halmstad, mendengarkan musik favorit, berbagi mimpi yang mustahil,” ungkap Per.

“Dan apa yang kita impikan akhirnya bisa kita bagikan! Terima kasih telah mewarnai lagu hitam putihku dengan warna-warna yang indah. Kamu adalah teman paling menakjubkan selama 40 tahun ini. Aku bangga, terhormat dan senang bisa berbagi waktu, bakat, kehangatan dan humor yang sama. Seluruh cintaku untukmu dan keluargamu. Semuanya akan berubah,” beber Per.

Tahun 2002, Marie pernah bilang kalau dia sakit saat jogging bersama suaminya, lalu ia pingsan dan kejang-kejang.

Ia lalu didiagnosa mengidap tumor otak dan kesempatan hidupnya hanya 25%. Ia menjalani operasi pengangkatan tumor dan kemoterapi dan terapi radiasi.

Walaupun begitu, Marie berhasil berjuang dan masih sempat membuat karya-karya luar biasa sampai akhir hayatnya. Selamat jalan Marie Fredriksson.(*)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait