Hot News

Tavullia - Valentino Rossi tak bisa ikut balapan akhir pekan ini karena terpapar virus corona. Pebalap Yamaha itu mengaku sedih dan berharap segera pulih.

Rossi secara mengejutkan mengabarkan kalau dirinya terpapar COVID-19 menyusul hasil tes usap yang dilakukan, Kamis (15/10/2020) kemarin. Sebelumnya Rossi memang sudah merasa tidak enak badan ketika bangun pagi harinya.

Maka dari itu Rossi harus menjalani karantina selama 14 minggu sesuai aturan di Italia. Beruntung Rossi terpapar saat dia sedang berada di kediamaan pribadinya sehingga tidak menularkan ke anggota tim Yamaha lainnya.

Alhasil, Rossi harus melewatkan dua balapan, yakni MotoGP Aragon dan MotoGP Teruel sepekan setelahnya. Rossi pun mengaku sedih dengan fakta dirinya terpapar virus asal China itu seraya bertekad untuk segera bisa membalap lagi.

"Sungguh disayangkan, pagi ini saya bangun dan tidak merasa baik-baik saja. Tulang saya ngilu dan saya sedikit demam, jadi saya langsung memanggil dokter yang sudah mengetes saya dua kali," tulis Rossi di akun instagramnya.

"Tes kilat PCR hasilnya negatif, seperti yang saya lakukan pada Selasa. Tapi salah satu hasilnya, yang dikirim pada pukul 16.00, amat disayangkan hasilnya positif," sambungnya,

"Jadi saya sangat kecewa saya akan melewatkan balapan di Aragon. Saya harus optimistis dan yakin, tapi saya juga berharap putaran kedua di Aragon tidak bisa buat saya."

"Saya sedih dan marah, sebab saya sudah berusaha yang terbaik untuk menghormati protokol kesehatan. Bahkan tes yang saya lakukan pada Selasa [hasilnya] masih negatif."

"Saya mengisolasi diri sejak pulang dari Le Mans [Prancis]. Tapi, ya beginilah, dan saya tak bisa mengubah situasinya. Saya sekarang akan mengikuti saran medis dan berharap bisa sembuh secepatnya," tutup Rossi.

Komentar

Loading ..