beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtrending

Viral 3 Penumpang Diturunkan Petugas Keamanan KA, Ini Penyebabnya

Nivita Saldyni,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral 3 Penumpang Diturunkan Petugas Keamanan KA, Ini Penyebabnya
Image: Ilustrasi penumpang KA selama pandemi. (Instagram @keretaapikita)

Jakarta - Sebuah video viral di Instagram menunjukkan tiga orang penumpang kereta rel listrik (KRL) relasi Angke-Bekasi Jabodetabek diturunkan paksa oleh petugas pengawal Kereta Api (Walka). Berdasarkan informasi yang beredar, hal itu dilakukan petugas karena penumpang tersebut mengobrol di dalam gerbong.

Video itu dibagikan oleh akun Instagram @dramakricommuterline. Dalam postingannya, pemilik akun mengatakan hal tersebut terjadi pada Senin (4/7/2022) sekitar pukul 11.15 WIB.

"Petugas Walka menurunkan penumpang ngobrol di dalam kereta di KA 5034 Angke-Bks/J4/loop 63/SF10. Walka menurunkan tiga penumpang laki-laki tersebut," bebernya, seperti dilihat Urbanasia pada Selasa (5/7/2022).

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Drama KRL Commuterline (@dramakrlcommuterline)

Sebelum diminta turun secara paksa, ketiga penumpang laki-laki itu awalnya kedapatan mengobrol saat Walka tengah berpatroli dalam kereta di Stasiun Tanah Abang. Saat itu, penumpang sudah diingatkan agar tak mengobrol.

Namun ketiga Walka kembali, ternyata tiga penumpang ini masih asyik mengobrol dan tak mengindahkan teguran petugas. Alhasil Walka kembali memberi peringatan kepada ketiga penumpang tersebut agar tidak mengobrol. Namun malah terjadi adu argumen seperti yang tampak dalam video viral tersebut.

Salah satu dari tiga penumpang itu tampak tak terima. Ia terlihat sempat melakukan perlawanan saat diminta turun oleh petugas. Bahkan sempat mencoba menghampiri petugas yang merekam kejadian tersebut.

"Walka kemudian menurunkan tiga penumpang laki-laki tersebut di Stasiun Manggarai. Petugas Walka kemudian melaporkan ke Korwal jaga," tutupnya.

Penjelasan KAI Komuter

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait