Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtech

WhatsApp Hadirkan Enkripsi End-to-End pada Backup Chat

Afid Ahman,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
WhatsApp Hadirkan Enkripsi End-to-End pada Backup Chat
Image: Ilustrasi Whatsapp (Pixabay-jorge)

Jakarta - WhatsApp berupaya meningkatkan keamanan layanannya dengan menerapkan enkripsi end-to-end pada backup chat.

Demikian disampaikan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Dia pun menjelaskan kalau backup WhatsApp yang tersimpan di iCloud atau Google Drive bakal terlindungi enkripsi end-to-end.

“WhatsApp adalah layanan perpesanan global pertama dalam skala ini yang menawarkan pesan dan backup yang terenkripsi end-to-end dan untuk mencapainya ada tantangan teknis yang berat yang memerlukan framework yang benar-benar baru untuk penyimpanan kunci dan penyimpanan awan lintas sistem operasi,” kata Zuckerberg.

Untuk diketahui enkripsi end-to-end artinya hanya perangkat yang diizinkan yang akan dapat melakukan dekripsi pada isi chat dan backup. Hal ini artinya bahkan saat mengalami intersepsi di tengah proses, pihak manapun tidak akan dapat mendekripsi konten tersebut.

Manfaat mencadangkan riwayat obrolan WhatsApp dengan enkripsi end-to-end adalah bahwa hanya kamu yang dapat mengaksesnya. Tidak ada yang akan dapat membuka cadangan tersebut, baik itu WhatsApp, bukan penyedia layanan penyimpanan dalam hal ini Apple atau Google.

1631409946-whatsapp.pngSumber: WhatsApp

Sebab backup percakapan dienkripsi dengan kunci enkripsi unik yang dibuat secara acak. Pengguna kemudian dapat memilih di antara dua opsi yakni menyimpan kunci 64 digit secara manual atau mengatur password untuk mengakses key.

Hadirnya kemampuan baru ini seolah WhatsApp ingin menunjukkan bahwa tidak ada layanan perpesanan lain pada skalanya (lebih dari 2 miliar pengguna yang mengirim lebih dari 100 miliar pesan sehari) yang menyediakan tingkat keamanan seperti itu. 

WhatsApp mengatakan pengguna bisa mendapatkan fitur enkripsi end-to-end bakal hadir di pembaruan dalam beberapa minggu mendatang. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait