Hot News

Baru-baru ini, YouTuber asal Amerika Myka Stauffer dan suaminya mengumumkan bahwa mereka telah memulangkan anak angkatnya ke agensi pengadopsian anak.

Lewat laman YouTubenya, Myka mengungkapkan alasannya mengembalikan anak laki-laki asal Cina yang bernama Huxley tersebut dikarenakan dirinya tidak lagi mampu mengasuh anak tersebut. 

Myka beserta suaminya mengungkapkan bahwa Huxley memiliki kondisi dengan kebutuhan khusus yang tidak mereka sadari sebelumnya. 

Namun sayangnya pengumuman tersebut pun membuat netizen berkomentar bahwa hal tersebut dilakukan Myka dan suaminya demi konten dan untuk meraup keuntungan.

Kabar ini pun tengah ramai dibahas warganet di Twitter di mana salah satu akun bernama Melissa Stout menuliskan bahwa Myka dan suaminya menjadikan anak laki-laki asal Cina tersebut menjadi bagian dari konten dan menerima banyak sponsor. 

Di mana selama mengasuh Huxley, mereka mengungkapkan bahwa mereka tengah berjuang memenuhi kebutuhan autis Huxley. Namun sudah mencari anak baru dengan kebutuhan khusus yang mudah untuk diadopsi kembali. 

Lewat tulisannya, Melissa mengungkapkan bahwa keluarga Stauffers menerima banyak keuntungan sejak mengadopsi Huxley.

"Banyak perubahan yang terjadi. Huxley membuat subscriber mereka bertambah dan mendapatkan kesepakatan brand dengan beberapa perusahaan seperti Fabletics dan Dannon. Dengan uang itu, mereka membeli sebuah rumah mewah dan memiliki bayi lagi" tulisnya. 

Alih-alih beristirahat dari YouTube untuk meredam isu yang tengah menyerang keluarga Stauffers, mereka lebih memilih untuk bepergian dan meninggalkan Huxley ke pengadopsian anak. 

"Beberapa tahun kemudian, mereka diam-diam menempatkannya ke pengadopsian, berlibur ke Bali, dan berpura-pura dia tidak ada selama berbulan-bulan" tulis Melissa.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya komentar pengikut mereka yang menanyakan tentang Huxley namun Myka membiarkannya selama berbulan-bulan dan kemudian mengumumkan bahwa mereka mengembalikan Huxley ke pengadopsian anak.

 


Loading ..