beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

3 Sebab Remaja Berjerawat

Kintan Lestari,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
3 Sebab Remaja Berjerawat
Image: Ilustrasi jerawat pada remaja. (Pexels/ShotPot)

Jakarta - Seseorang bisa memilik kualitas hidup (quality of life) yang buruk akibat beberapa faktor, termasuk hal yang dianggap sepele seperti jerawat.

Masalah kulit satu ini memang umum, namun kenyataannya bisa mempengaruhi kualitas hidup seseorang, termasuk remaja yang mana sedang dalam masa-masa pencarian diri yang penuh gejolak hormon. 

Jerawat yang dialami remaja, atau disebut adolescent acne, biasanya dipengaruhi berbagai faktor. Dermato Venereologist dr. Fitria Agustina mengungkap tiga faktor umum yang menyebabkan jerawat pada remaja.

Menurutnya, faktor pertama adalah kondisi geografis Indonesia yang humid dan ada sinar matahari sepanjang tahun.

"Adolescent acne biasanya dipengaruhi berbagai faktor. Contohnya kita tinggal di negara tropis, humid terus sinar mataharinya sepanjang tahun. Tentunya dalam hal ini pemilihan kosmetik itu harus sesuai dengan kondisi kulit itu hal yang utama. Kemudian juga kebiasaan-kebiasaan memakai kosmetik yang terlalu menutup seharian supaya nggak perlu touch up, itu juga kurang tepat karena kondisi lingkungan," ujar Fitria dalam acara DermLive by La Roche Posay yang berlangsung di Lucy in the Sky SCBD, Rabu (13/7/2022). 

Faktor penyebab jerawat pada remaja yang kedua dikatakan Fitria adalah makanan yang dikonsumsi oleh para remaja.

"Yang kedua jangan lupa adalah pola makan atau diet. Ternyata makanan dairy food atau yang ada kandungan olahan susu ternyata juga bisa berpengaruh terhadap jerawat dan juga makanan dengan indeks glikemik tinggi," jelasnya lagi.

Baru faktor ketiga, disampaikan Fitria adalah faktor genetik berupa jenis kulit.

"Yang ketiga genetik ya. Tapi genetik bukan jerawatnya diturunkan, tapi kondisi kulitnya. Misal jenis kulitnya memang oily skin yang memang mudah berjerawat," kata Fitria.

Maka dari itu, ia menyarankan untuk mengobati jerawat sedini mungkin supaya kualitas hidup remaja lebih baik.

"Diagnosis tegak itu jerawat maka akan ber-impact pada terapinya. Obatilah jerawat sedini mungkin karena risiko untuk terjadinya acne scar (jaringan parut bekas jerawat) akan semakin kecil risikonya. Semakin kecil risiko acne scar tentunya quality of life-nya juga akan membaik," tutupnya.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait