beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

5 Cara Mengajari Anak Membaca, Cepat dan Mudah Dimengerti!

Kintan Lestari,
30 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Cara Mengajari Anak Membaca, Cepat dan Mudah Dimengerti!
Image: Ilustrasi anak belajar membaca. (Freepik/gpointstudio)

Jakarta - Tumbuh kembang anak-anak pasti berbeda. Ada yang di usia 8 bulan sudah bisa jalan merambat, tapi ada yang 1 tahun belum bisa. Begitu pun dengan membaca. Ada yang di bawah 3 tahun sudah bisa membaca, tapi ada juga yang sudah 6 tahun belum bisa membaca. Orang tua nggak perlu panik kok. Bunda cuma perlu mencari metode belajar membaca yang tepat untuk anak. Di bawah ini akan dibahas 5 cara mengajari anak supaya cepat bisa membaca. Simak yuk! 

Metode Belajar Membaca

Orang tua perlu tahu metode belajar membaca yang pas untuk buah hatinya. Berikut beberapa cara mengajari anak membaca tanpa mengeja yang bisa dilakukan orang tua:

1. Perkenalkan Hurufnya

Supaya anak bisa membaca, hal pertama yang harus dilakukan sudah pasti memperkenalkan dulu hurufnya. Ada 26 huruf alfabet mulai dari A sampai Z. Jadi orang tua perlu memperkenalkan dulu semua huruf tersebut ya.

2. Fokus pada Bunyi Hurufnya

Banyak orang tua yang langsung mengajarkan membaca dengan mengeja. Contoh paling sering adalah nama Budi diajarkan dengan mengeja 'B u bu, d i di = Budi'. Baiknya orang tua fokus pada bunyi huruf itu sendiri. Karena ada beberapa alfabet yang dalam satu suku kata cara bacanya berbeda. 

Misalnya huruf E. E dalam kata 'lempar' dan 'lemper' pengucapannya berbeda. Jadi orang tua baiknya ajarkan dulu bunyi standar masing-masing huruf dalam alfabet.

3. Mencoba Phonics

Metode lain yang bisa dicoba orang tua untuk mengajarkan anaknya membaca adalah dengan metode fonik (phonics), yaitu metode relasi antara simbol dan suara. Pendekatan fonetik untuk membaca menunjukkan kepada seorang anak bagaimana membaca huruf demi huruf beserta suara demi suara, lalu memadukan suara-suara untuk membaca kata-kata yang belum dihafal oleh anak. 

Penelitian menunjukkan anak-anak dengan latar belakang yang kuat dalam phonics cenderung menjadi pembaca yang lebih kuat dalam jangka panjang. Ada beberapa buku untuk anak yang sudah menggunakan metode fonik di dalamnya, tapi kebanyakan memang buku berbahasa Inggris. 

1662372082-anak-belajar-membaca-3.jpgSumber: Ilustrasi anak belajar membaca. (Freepik)

4. Banyak Ajak Bicara

Cara membantu anak belajar membaca yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan sering mengajak anak berbicara. Pernah dengar kan istilah 'Anak seperti spons'? Yap, meski belum paham, anak akan menyerap segalanya, sepanjang waktu, termasuk kata-kata yang orang tuanya ucapkan.

Sering berbicara dengan anak akan melibatkan keterampilan mendengarkan. Hal itu dapat meningkatkan kosa kata mereka. Cara ini juga dapat membantu mereka membentuk kalimat, menjadi terbiasa dengan kata-kata baru dan cara penggunaannya.

5. Latihan Bersama

Supaya anak lebih lancar membaca, orang tua juga bisa meningkatkan kepercayaan diri anak dengan membaca bersamanya. Misalnya ayah atau bunda membaca kalimat pertama, maka kalimat selanjutnya anak yang membaca. Terus bergantian seperti itu. Lalu kalau ada kata yang sulit diucapkan anak, jangan langsung disuruh berhenti, biarkan saja anak menyelesaikan kalimatnya. 

Melakukan hal ini membantu anak merasa dirinya bisa dan jadi percaya diri. Munculnya perasaan tersebut mendorong mereka membaca dengan baik dan konsisten! Membaca ulang buku juga bisa membantu. Ini memungkinkan anak-anak untuk mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang kata-kata dalam sebuah teks.

6. Jangan Buat Anak Tertekan

Masalah terbesar orang tua saat mengajari anaknya adalah mereka tidak sabaran dan dalam mode 'mengajar' seperti guru killer di sekolah. Padahal untuk mengajari anak membaca harus dalam kondisi rileks dan fun. Mereka tidak boleh merasakan tekanan ketika membaca.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait