Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

5 Ribu Orang di Malang Terjaring Swab Acak, 62% Positif COVID-19

Shelly Lisdya,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Ribu Orang di Malang Terjaring Swab Acak, 62% Positif COVID-19
Image: Ilustrasi swab. (Pinterest/Mega Magazine)

Malang - 62 persen masyarakat Kabupaten Malang dinyatakan positif COVID-19, usai dilakukan Swab PCR secara acak terhadap 5.668 orang di beberapa wilayah. 

Jumlah tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan yang ditandatangani oleh Bupati Malang H.M Sanusi, dengan nomor surat 440/6223/35.07.031/2021 tentang Peningkatan Penanganan COVID-19.

62 persen tersebut diketahui berasal dari jumlah masyarakat Kabupaten Malang yang melakukan Swab PCR secara acak pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021 lalu. Bahkan di antara 5.668 orang tersebut, sebanyak 360 orang telah meninggal dunia.

“Jadi, tes tersebut dilakukan secara acak untuk mengetahui seberapa besar sebaran COVID-19 di Kabupaten Malang. Ini juga bentuk upaya tracing,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (4/8/2021).

Swab PCR secara acak yang dilakukan kepada ribuan masyarakat tersebut dilakukan agar mereka paham bahwa sebaran COVID-19 di Kabupaten Malang hingga saat ini masih perlu diwaspadai.

"Biar mereka paham, kan ini sebagai sampel. Sementara masyarakat yang positif, saat ini sudah ditangani,” jelasnya

Wahyu pun mengimbau agar masyarakat dapat memahami dan lebih waspada terhadap sebaran COVID-19 di Kabupaten Malang yang masih tinggi. Sehingga, ia berharap Satgas COVID-19 bisa tetap melakukan sosialisasi dan memberikan informasi pentingnya protokol kesehatan (prokes).

“Saya berharap, Satgas COVID-19 bisa memberi edukasi dengan cara yang lebih humanis,” tegasnya.

Hingga 5 Agustus 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mencatat, masyarakat yang telah terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 9.925 orang, dengan tingkat kesembuhan 6.527 orang.

Seentara pasien meninggal sebanyak 431 jiwa, isolasi mandiri sebanyak 2.200 orang, dan 751 pasien menjalani perawatan

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait