menu
user
URnews

5 Tips Agar Gaji Nggak Cuma 'Mampir' dan Hidup Lebih Terencana

Nivita Saldyni,
12 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Tips Agar Gaji Nggak Cuma 'Mampir' dan Hidup Lebih Terencana
Image: ilustrasi duit gajian habis. (Freepik)

Jakarta - Belum waktunya gajian tapi uang kamu sudah habis? Ternyata banyak hal yang membuat gaji kita hanya ‘mampir’ setiap bulannya loh, Urbanreaders. Bisa jadi karena gaya hidup yang tidak sesuai dengan, atau bahkan karena tagihan dan cicilan yang menumpuk.

Leonilla Vari Amrta, Financial Advisor dalam URwealth ‘Gaji Dua Digit, Tapi Nggak Punya Duit’ pada Rabu (7/4/2021) mengatakan hal ini sebenarnya bisa dicegah jika sejak dini. Nah, kira-kira bagaimana ya caranya? Berikut lima tips dari Leoni!

1. Ubah mindset saat masuk ke dunia kerja

“Supaya kita bisa mengatur, yang pertama ketika seseorang memasuki dunia kerja dari dunia kuliah atau sekolah itu otomatis kita harus merubah mindset dulu,” kata Leoni.

Nah biasanya saat kita masih berada di bangku sekolah atau kuliah, kita selalu memikirkan waktu bersenang-senang. Hal inilah yang harus diubah guys.

“Mindset yang tadinya senang-senang menjadi mindset yang bertanggung jawab,” lanjutnya.

2. Konsisten untuk menahan diri dan tidak memaksakan diri

Tips selanjutnya adalah konsisten kepada diri kita sendiri untuk bisa menahan diri dan tidak memaksakan diri terhadap keinginan kita, misalnya belanja ataupun nongkrong. Bagaimana caranya?

“Aku terima gaji, gaji pertama aku buat foya-foya. Okelah, masih oke. Tetapi gaji kedua sudah tidak bisa dihabiskan untuk berfoya-foya,” ungkap Leoni.

Mengapa demikian? Misalnya ketika kamu kuliah, kamu masih mendapatkan uang saku dari orang tua. Namun saat bekerja, kamu akan memenuhi kebutuhan hidup dari gajimu sendiri.

“Katakanlah (uang saku dari orang tua) satu bulan Rp 1-2 juta. Kamu begitu selesai kuliah, kerja minimal gajimu Rp 3 juta kan? Sebetulnya, kemarin-kemarin waktu kulia kamu masih bisa hidup dengan Rp 2 juta, sekarang kamu sudah bekerja dan gak beli buku segala macem, kamu dengan Rp 3 juta itu pasti ada sisa,” terangnya.

3. Sisihkan 10-20 persen gajimu untuk menabung

Nah setelah berhasil menahan diri dan tidak memaksakan diri, maka kita bakal bisa menabung dengan konsisten guys. Caranya, dengan selalu menyisihkan 10-20 persen gaji yang diterima setiap bulan untuk menabung. Tabungan ini gunanya untuk cadangan cash jika sewaktu-waktu kamu butuh untuk keperluan mendesak ya guys.

“Jangan ‘aku pengeluaran nanti sisanya aku tabung’, itu kebalik. Yang nomor satu adalah sisihkan dulu minimal 10-20 persen, ditabung. Dan tidak boleh diambil-ambil,” tegasnya.

4. Beli asuransi kesehatan

“Sambil berjalannya waktu, belilah asuransi proteksi untuk diri kita sendiri,” ucap Leoni.

Menurutnya proteksi diri sangatlah penting, khususnya bagi kesehatan kita. Ini harus dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, seperti misalnya tidak punya dana untuk berobat karena sakit.

“Percuma kita punya gaji banyak, kita tidak bisa menabung dan simpanannya juga 10-20 persen tadi, tapi bulan kesekian karena kita gak punya asuransi proteksi kesehatan uangnya habis buat kita berobat. Nah itu kan gak enak banget, makanya sebisa mungkin, secepat mungkin beli asuransi proteksi (kesehatan),” pesannya.

5. Setelah semua berjalan dengan baik, barulah investasi

Terakhir, setelah poin 1-4 sudah bisa kita lakukan, maka barulah kamu bisa mulai berinvestasi. Investasi pun bisa dlakukan dalam bentuk apa aja nih guys, asal untuk jangka panjang ya.

“Setelah mempunya asuransi proteksi, sambil berjalannya waktu mau berinvestasi silahkan. Tetapi uang tabungan tadi kan untuk yang cash atau cadangan khusus, kita juga sambil berjalannya waktu harus punya tabungan untuk kelak. Setelah berjalannya waktu nanti, kita harus punya tabungan untuk masa-masa kita besok,” ujar Leoni.

“Dalam bentuk apa? Dalam bentuk investasi, mau reksadana boleh, mau saham boleh, pokoknya yang jangka panjang karena tujuannya untuk investasi dana pensiun kan. Nggak boleh diotak-atik juga,” tegasnya.

Nah dana ini berbeda dengan tabungan cadangan yang ada di nomor tiga ya guys. Tabungan yang di maksud di sini adalah tabungan untuk dana pensiun kita nanti.

Leoni pun mengatakan, investasi ini bisa dilakukan dengan membeli rumah loh. Bahkan sah-sah saja jika investasi ini kamu lakukan dengan cara mengangsur rumah tersebut.

“Kembali lagi kita berhutang tujuannya apa. Untuk investasi? Untuk tujuan baik ya harus dijalani, konsisten bahwa itu tujuannya memang untuk investasi,” jelasnya.

“Ayo yuk diubah semuanya. Kalau kita mau, semua pasti bisa,” tutup Leoni.

Nah itu dia guys lima tips agar hidup kamu lebih tertata dan nggak mengalami kondisi di mana nggak punya uang sama sekali. Sekali lagi, kuncinya adalah konsisten mengendalikan diri.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait