menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

6 Tips Bersepeda saat Puasa di Tengah Pandemi COVID-19

Nivita Saldyni,
27 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
6 Tips Bersepeda saat Puasa di Tengah Pandemi COVID-19
Image: Bersepeda. Sumber: Freepik/wirestock

Jakarta - Selama pandemi COVID-19, bersepeda jadi salah satu hobi yang kian diminati banyak orang. Namun, apakah kita tetap bisa bersepeda saat bulan Ramadan di tengah pandemi ini?

Jawabannya, tentu saja bisa! Founder Good Ride Bike Café sekaligus Ketua Harian Formasindo (Forum Masyarakat Sepeda Indonesia), Nikko Priambodo mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bersepeda selama puasa di tengah pandemi ini tetap nyaman dan aman.

“Ketika kita melakukan aktivitas gowes selama puasa dan pandemi, ini saya share karena ini tahun kedua ya. Tahun lalu kita sudah sempat ngalami pandemi dan puasa,” kata Nikko dalam webinar bersama Rumah Sakit Universitas Indonesia, beberapa waktu lalu.

Berikut tips bersepeda nyaman dan aman saat berpuasa di tengah pandemi ala Nikko:

1. Bersepeda lebih santai

1618222837-bersepeda-freepik-marymarkevich.jpgSumber: Bersepeda. Sumber: Freepik/marymarkevich

Jika biasanya kamu gowes selama satu jam, maka cobalah untuk mengurangi durasinya. Kamu juga bisa mengurangi jarak dari biasanya.

“Durasinya dikurangi jadi setengah jam. Jaraknya juga dikurangi sehingga gowesnya jadi bisa lebih santai,” kata Nikko.

Selain itu pilihlah waktu-waktu yabg agak longgar. Sehingga kamu tak dikejar-kejar oleh pekerjaan ataupun kegiatan lainnya. Misalnya pilih saat pagi hari setelah subuh atau bisa juga sore menjelang buka puasa supaya bisa sekalian ngabuburit.

2. Rencanakan perjalanan dengan baik 

Mengapa merencanakan perjalanan penting. Hal ini untuk menentukan jalur mana yang aman sehingga kita tak perlu bertemu kerumunan orang di tengah jalan, ataupun melewati jalan rusak.

“Jadi perjalanannya sudah harus kita atur juga karena masa pandemi ini takutnya orang-orang juga banyak yang ngabuburit atau sepeda pagi. Sehingga kalau bisa cari jalur-jalur yang masih sepi, gak banyak orang,” katanya.

Nah karena sedang puasa, ada baiknya pilih jalur dengan jarak tempuh maksimal 20 kilometer sehingga durasi kamu bersepeda akan kurang dari 1 jam. Dan ingat, pilihlah jalur hijau yang teduh. Hal ini menghindari kamu dari kepanasan bahkan dehidrasi. Sehingga gowes lebih nyaman dan aman.

3. Ajak teman untuk gowes 'bareng'

Gowes rame-rame memang seru. Tapi karena kondisi pandemi COVID-19 masih mengkhawatirkan, coba pertimbangkan untuk menemukan cara baru untuk gowes bareng. Misalnya gowes bareng secara virtual atau gowes di waktu yang sama namun tempat yang berbeda. 

"Jadi waktunya bareng-bareng tapi tempatnya berbeda, misalnya seperti itu. Atau berdekatan tapi tidak sama-sama," jelasnya.

Nah saat harus gowes bareng, pastikan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari pakai masker, membawa hand sanitizer, dan jangan lupa jaga jarak agar tetap aman. Sehingga tak akan ada klaster baru dari kegiatan gowes bareng tersebut.

4. Pastikan kondisi tubuh fit saat akan bersepeda 

1618222828-bersepeda-freepik-jcomp.jpgSumber: Bersepeda. Sumber: Freepik/jcomp

Saat ingin bersepeda, pastikan tubuh dalam kondisi fit. Caranya makan makanan yang cukup dan bergizi seimbang saat sahur dan buka puasa. Tak hanya itu, pastikan juga tidurmu cukup ya guys!

Nah yang gak boleh dilupakan adalah pemanasan. Untuk pesepeda, menurut Nikko pemanasan dilakukan berbeda dari pendinginan. Pemanasan di awal ini harus dilakukan dengan gerakan-gerakan dari ujung kepala hingga kaki. Apalagi olahraga satu ini menuntut badan kita bergerak, sehingga pemanasannya pun juga harus bergerak dan jangan yang hanya diam di tempat saja. 

5. Cek kondisi sepeda sebelum berangkat

Sebelum berangkat, selalu pastikannkan kamu mengecek kembali kondisi sepeda. Siapkan peralatan pengamanan dan keselamatan sesuai dengan jalur yang kamu tempuh.

"Gunakan perangkat sesuai dengan track yang dilalui," kata Nikko.

Misal saat harus menempuh jalan raya, maka ada baiknya gunakan helm sebagai alat pengaman. Kalau bersepeda hanya di sekitar lingkungan rumah atau kompleks maka gunakan saja topi yang nyaman. 

Jangan lupa, karena masih pandemi COVID-19 maka selalu bawa masker dan handsanitizer. Dan simpan barang-barang tersebut serta barang berharga lainnya di tempat yang aman.

6. Istirahat setelah bersepeda

Terakhir, setelah bersepeda maka lakukan pendinginan dan istirahatlah sejenak. Setelah itu barulah mandi dan membersihkan diri. Ingat, untuk mendapat tubuh yang sehat selama puasa kamu butuh asupan gizi yang seimbang dan olahraga yang cukup dan teratur. Kamu bisa membuat jadwal khusus setiap 3-5 hari dalam seminggu untuk olahraga. 

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait