Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URguide

7 Langkah yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Ajukan Resign

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
7 Langkah yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Ajukan Resign
Image: Ilustrasi Bekerja. (Freepik)

Jakarta - Pada titik tertentu dalam karier, kamu pasti akan merasakan untuk mengundurkan diri dari posisi pekerjaanmu. Ada alasan tertentu kenapa kamu harus keluar dari tempat kerjamu.

Namun, bagaimana ya langkah-langkah yang harus dipertimbangkan sebelum mengundurkan diri dari pekerjaan yang benar? Berikut tips-nya yang telah dikutip Urbanasia dari laman Indeep, Kamis (16/9/2021).

1. Konfirmasikan dan Selesaikan Tugasmu

1616304339-kerja-dengan-laptop.jpgSumber: Ilustrasi bekerja dengan laptop. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Jika kamu akan meninggalkan posisimu saat ini untuk posisi yang lebih baik, pastikan semua detail pekerjaanmu sudah diselesaikan. 

Pastikan ke pimpinan bahwa kamu telah berhasil menanggapi surat penawaran dan memiliki tanggal mulai yang dijadwalkan di perusahaan baru ya guys. 

2. Buat Rencana Transisi untuk Tim 

1611918518-kerja-di-startup.pngSumber: Ilustrasi bekerja di startup. (Freepik/pch.vector)

Sebelum kamu pergi, buat rencana untuk mengalihkan tanggung jawab kamu ke rekan satu tim lainnya. Buat daftar tujuan, dan tentukan mana yang diambil oleh setiap anggota tim.

Berikan saran yang bermanfaat pada beberapa tugas mencakup arahan yang rumit atau perangkat lunak yang tidak biasa dipegang oleh orang lain. 

Manajer mungkin memiliki rencana sendiri, tetapi menawarkan rencana kamu sendiri dengan lebih baik akan mempersiapkan mereka dan tim secara keseluruhan untuk ketidakhadiran kamu loh. 

3. Tulis Surat Pengunduran Diri Secara Resmi 

ilustrasi-kerja.jpgSumber: Ilustrasi bekerja. (unsplash.com)

Sebelum resign, tulislah surat singkat yang menjelaskan betapa bersyukurnya kamu atas kesempatan itu. Cantumkan tanggal spesifik hari terakhir kamu bekerja dan jaga nada pesan kamu tetap profesional dan tenang.

Jika kamu menulis rencana transisi, lampirkan juga pada surat itu dan jelaskan maksudnya.

4. Beri Tahu Manajer 

1589966798-kembali-kerja-after-wfh.jpgSumber: Ilustrasi bekerja. (Freepik)

Manajer berhak menjadi orang pertama yang mengetahuinya, sehingga mereka dapat mengatur waktu dan penggantimu. Jadwalkan waktu untuk bertemu dengan mereka secara pribadi untuk menyerahkan surat pengunduran diri.

Memberi tahu manajer Anda terlebih dahulu juga memberikan kesempatan untuk mengajukan rencana transisi kamu dan membuat pekerjaan manajer lebih mudah. 

5. Mengundurkan Diri dengan Surat Secara Langsung 

menulisekspresif.jpegSumber: Ilustrasi menulis. (Pixabay)

Daripada mengirim email, lebih profesional untuk mengajukannya lewat surat tulis tangan atau print langsung surat pengunduran dirimu loh. 

Seperti disebutkan di langkah sebelumnya, jadwalkan pertemuan pribadi dengan manajer dan beri diri kamu cukup waktu untuk mempresentasikan item dan mendiskusikan hari terakhir kerja kamu.

Jika manajer bertanya mengapa kamu pergi, berikan jawaban yang singkat dan jujur. Manajer mungkin juga memberikan tawaran balasan yang lebih baik terkait pekerjaan baru tersebut. 

6. Mintalah Referensi 

1612433937-wfh-piyama.jpgSumber: Ilustrasi bekerja di rumah memakai piyama. (Freepik/ansiia)

Selama hari-hari terakhir kamu bekerja, tanyakan kepada manajer atau kolega tentang mereka yang menjadi referensi. Jika kamu mengakhiri hubungan dengan nada positif, orang-orang dalam posisi kamu saat ini dapat menerima tawaranmu untuk menjadi referensi. 

Tanyakan dengan sopan dan buka percakapan dengan betapa bersyukurnya kamu atas pengalaman bekerja dengan mereka. Memiliki manajer langsung sebagai referensi adalah aset berharga untuk lamaran pekerjaan apa pun, terutama jika disertai dengan surat rekomendasi. 

7. Tetap Berhubungan 

1614926409-focus-online-meeting-freepik-tirachardz.jpgSumber: Ilustrasi meeting online. (freepik/rawpixel.com)

Meski tidak bisa mendapatkan referensi, tetap berhubungan dengan semua kolegamu. Lanjutkan komunikasi dengan mereka setelah kepergianmu dari kantor, ini karena mereka dapat menjadi kontak yang berharga nanti.

Kamu mungkin ingin bekerja di perusahaan yang sama lagi, dan meminta manajer sebelumnya menjamin kamu adalah cara yang bagus untuk mendapatkan tempatmu kembali.

Selain itu, saat rekan kerja kamu tumbuh dalam karier mereka, mereka mungkin memiliki kemampuan untuk menawarkan peluang yang lebih baik kepada kamu loh. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait