beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Ada Aturan Baru, Influencer Cina Tak Bisa Sembarangan Bikin Konten

Shelly Lisdya,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ada Aturan Baru, Influencer Cina Tak Bisa Sembarangan Bikin Konten
Image: Ilustrasi / Getty Images

Jakarta - Cina telah mengambil langkah lain untuk mengatur bagaimana influencer ataupun livestreamer memberikan informasi kepada pengikut mereka.

Baru-baru ini, Beijing menerapkan aturan baru yang diklaim bertujuan untuk memoderasi konten digital mereka. Pemerintah mengklaim, munculnya banyak format media, seperti streaming langsung dan berbagi video dengan cepat, telah mempersulit eliminasi informasi ilegal dan tidak diinginkan. 

Dalam aturan baru pemerintah Cina itu, salah satunya terdapat aturan yang melarang influencer berbicara tentang topik serius secara sembarangan.

Mengutip Gizmodo, Selasa (28/6/2022), influencer dan livestreamer yang membuat konten profesional untuk topik serius seperti kesehatan, finansial, hukum, dan pendidikan harus memiliki kualifikasi yang relevan dengan bidang tersebut.

Aturan tersebut diumumkan oleh Administrasi Radio dan Televisi National Cina yang memberikan izin untuk penyedia konten, dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yang mengawasi budaya internet.

Dalam aturan tersebut juga dituliskan, influencer harus memiliki nada yang tepat terkait orientasi politik dan secara aktif mewujudkan nilai-nilai sosialis. Influencer tidak hanya dilarang mengkritik komunisme gaya Cina, melainkan juga reformasi ekonomi Cina yang mengarah ke pasar bebas.

Kemudian konten video yang menggunakan deepfake atau menunjukkan gaya hidup mewah yang berlebihan juga bisa membuat influencer diamankan oleh polisi internet Cina. 

Selain itu, livestreamer juga dilarang menjelek-jelekkan orang tidak mampu untuk memamerkan kekayaannya.

Aturan baru tersebut juga melarang konten mukbang karena dianggap membuang-buang makanan dalam jumlah besar. Dua tahun yang lalu, pemerintah Cina berencana menjatuhkan denda untuk kreator video mukbang.

Selanjutnya operator platform harus bertanggung jawab untuk meninjau sertifikasi lembaga penyiaran dan selanjutnya memasukkan informasi yang relevan ke dalam catatan resmi. 

Dengan adanya kebijakan baru, hal ini pasti akan meningkatkan standar bagi pembuat konten independen tetapi bisa baik untuk mengatasi disinformasi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait