Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

Alasan Lionel Messi Tidak Bisa Lanjut di Barcelona

Rezki Maulana,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Alasan Lionel Messi Tidak Bisa Lanjut di Barcelona
Image: Lionel Messi tidak bisa lanjut di Barcelona karena pembatasan (IG @leomessi)

Barcelona - Lionel Messi akhirnya hengkang juga dari Barcelona. Keuangan Los Cules yang lagi berdarah-darah jadi alasan mengapa Messi tidak bisa dikontrak.

Messi sejatinya sudah pisah dari Barcelona per 1 Juli kemarin karena kontraknya habis. Tapi, klub Catalan itu masih bersikeras untuk mempertahankan Messi dengan menyodorkannya kontrak baru.

Messi juga sudah sepakat dengan pemotongan gaji sampai 50 persen, dari total gajinya sekitar €1,3 juta (sekitar Rp 22 miliar) per pekan. Kabarnya Messi akan bertahan di Barcelona hingga lima tahun.

Nah, Messi sudah ada di Barcelona untuk meneken kontrak bareng ayah sekaligus agennya Jorge. Sayangnya, kesepakatan itu gagal terjadi karena Barcelona lagi bermasalah dan Messi akhirnya pergi.

Setelah 20 tahun lebih berada di Barcelona, Messi akhirnya berpisah, Keputusan ini mau tak mau harus diambil karena kondisi keuangan Barcelona lagi bermasalah di tengah pandemi virus corona.

Dengan utang yang menumpuk lebih dari €1 miliar (Rp 16,9 triliun), Barcelona sejak musim lalu terkena pembatasan gaji (salary cap). Sebab mereka adalah klub Spanyol dengan tagihan gaji tertinggi, €671 juta (Rp 11,3 triliun).

Di musim 2020/2021, salary cap Barcelona diturunkan menjadi €382,8 juta (Rp 6,5 triliun) yang membuat banyak pemainnya mengalami pemotongan gaji. Lalu, di musim ini, pembatasannya lebih ketat, di bawah €200 juta (Rp 3,3 triliun).

Oleh karenanya, Barcelona tidak mungkin mengontrak Messi yang punya kontrak €500 juta (Rp 8,4 triliun) saat terakhir kali meneken kontrak tahun 2017. Jika dikurangi setengahnya pun, angka €250 juta (Rp 4,2 triliun) masih di luar batasan gaji yang diperbolehkan.

Itu belum menghitung beberapa pemain bintang lainnya yang bergaji mahal, seperti Antoine Griezmann yang mendapatkan €689 ribu (Rp 11,7 juta) per pekan, lalu Coutinho yang digaji €470 ribu (Rp 7,9 juta) per pekan, serta Miralem Pjanic dengan €314 ribu (Rp 5,3 juta) per pekan.

Bahkan ketika diminta mengurangi tagihan gaji, Barcelona malah mendatangkan tiga pemain baru, Sergio Aguero, Memphis Depay, dan Eric Garcia. Ketiganya bahkan tidak bisa didaftarkan juga.

Alhasil, Barcelona bak sudah jatuh tertimpa tangga pula. Ketika Messi tidak jadi direkrut, mereka pun juga belum dapat memainkan tiga penggawa barunya ketika musim 2021/2022 bergulir.

Barcelona oh Barcelona.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait