Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Angelina Jolie Tulis Buku untuk Memperjuangkan Hak Anak

Alwin Jalliyani,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Angelina Jolie Tulis Buku untuk Memperjuangkan Hak Anak
Image: Tangkapan layar Angelina Jolie dalam wawancara bersama Reuters. (YouTube)

Jakarta - Aktris Hollywood, Angelina Jolie merilis buku berjudul ‘Know Your Right and Claim Them’ bersama Amnesty Internasional. Buku tersebut ditulis dengan harapan dapat menjadi alat bagi anak-anak di seluruh dunia untuk memperjuangkan hak mereka.

"Buku ini membantu anak-anak memiliki alat untuk mengatakan 'ini adalah hak kamu, ini adalah hal-hal yang perlu dipertanyakan mengenai seberapa jauh hak kamu terpenuhi, tergantung pada negara dan keadaan’. Jadi ini adalah buku pegangan untuk melawan," ujar Jolie kepada Reuters, dikutip Kamis (2/9/2021).

Jolie berharap buku tersebut dapat mengingatkan pemerintah mengenai komitmen mereka terhadap perjanjian global yang mengabadikan hak-hak sipil, sosial, politik dan ekonomi anak-anak.

“Begitu banyak anak dalam bahaya di seluruh dunia dan kami tidak melakukan cukup banyak upaya (untuk menyelamatkannya)," sambungnya.

Buku tersebut membahas identitas, keadilan, pendidikan dan perlindungan dari bahaya, dan isu-isu lainnya. Tidak lupa, buku ini juga memberikan panduan untuk seseorang yang ingin menjadi seorang aktivis.

“Melalui buku, Anda harus menemukan jalan Anda sendiri ke depan, karena kami sangat peduli dengan keselamatan anak-anak. Kami tidak ingin anak-anak hanya berlarian berteriak menuntut hak-hak mereka dan membahayakan diri mereka sendiri,” kata Jolie.

Bukan hanya itu, Jolie juga menyertakan kisah-kisah aktivis muda di seluruh dunia. Termasuk pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai, aktivis iklim Greta Thunberg, dan jurnalis Palestina berusia 15 tahun, Janna Jihad.

Lebih lanjut, Jolie mengungkapkan bahwa buku tersebut akan rilis pada Kamis (2/9/2021) di Inggris, sebelum nantinya dipublikasi di negara lain.

“Kami akan menemukan bahwa beberapa orang dewasa di beberapa negara akan memblokir buku itu dan anak-anak akan menemukannya, jadi saya pikir begitulah cara buku itu akan menjangkau lebih banyak anak,” pungkasnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait