Rambut Kombinasi: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Merawat

Jakarta – Kulit wajah tipe kombinasi mungkin sering kamu dengar, tapi bagaimana dengan tipe rambut kombinasi? Kondisi ini cukup umum terjadi pada sebagian besar orang.
Ketika kamu merasa kulit kepala selalu berminyak, namun punya rambut yang kering, itulah salah satu tanda kamu punya rambut kombinasi. Dari laman Vedix, Urbanasia sudah mengumpulkan sejumlah informasi terkait rambut kombinasi, faktor penyebab, serta cara perawatan yang bisa kamu terapkan. Disimak sampai akhir, ya.
Apa Itu Rambut Kombinasi?
Rambut kombinasi adalah sebuah kondisi dimana kulit kepala memproduksi minyak secara berlebih. Namun, minyak tersebut tidak tersebar dengan rata, dengan kata lain tidak membantu menutrisi rambut. Justru, malah membuat kondisi rambut jadi kering dan rusak.
Rambut kombinasi ini kadang membuat serba salah. Karena orang-orang yang punya jenis rambut ini terkadang bingung, harus mendahulukan perawatan di area kulit kepala atau batang rambut. Jika terlalu fokus salah satunya, maka akan membuat yang lainnya terbengkalai.
Apa Penyebab Rambut Kombinasi?
Kondisi rambut kombinasi pada seseorang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Setidaknya ada 3 hal yang menjadi penyebab seseorang punya rambut kombinasi.
Pertama, produk shampo atau perawatan rambut lainnya yang mengandung bahan kimia terlalu keras, membuat kulit kepala kehilangan minyak alaminya. Akibatnya, kulit kepala secara alami bereaksi dengan memproduksi lebih banyak sebum agar tidak mengalami kekeringan.
Kedua, rambut yang sangat keriting atau sangat panjang menyebabkan minyak di kulit kepala agak sulit untuk tersebar ke seluruh area batang rambut. Akibatnya, minyak jadi mengumpul di satu area saja, yakni kulit kepala. Ketiga, gaya hidup tidak sehat dan pola pikir yang stres juga membuat rambut ikutan tidak sehat.
Bagaimana Cara Terbaik Untuk Merawat Rambut Kombinasi?
Cara pertama untuk merawat rambut kombinasi adalah dengan menggunakan minyak khusus rambut yang dipanaskan dengan Kapha-Vata. Lalu, oleskan ke kulit kepadla dan rambut secara merata, pijat, dan biarkan untuk semalaman. Barulah bilas rambut di pagi hari.
Kedua, jangan pernah skip untuk menyisir rambut. Sisir dan rapikan rambut setidaknya dua kali dalam sehari. Rutin melakukan hal ini setiap harinya akan membuat minyak yang mengumpul di kulit kepala dapat tersebar merata ke batang hingga ujung rambut. Selain itu, gunakan jenis sisir yang bulunya lembut agar rambut tetap terjaga dan tidak rontok.
Ketiga, shampo herbal adalah pilihan tepat bagi rambut kombinasi. Sebab, jenis shampo yang satu ini cenderung punya busa yang sedikit. Keramaslah dengan shampo herbal minimal 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Fokuslah untuk menggunakan shampo pada kulit kepala, sementara conditioner hanya digunakan pada ujung rambut yang kering.
Walau tricky, bukan berarti rambut kombinasi tidak bisa dirawat, kok. Hanya saja, jenis rambut ini memang memerlukan perhatian khusus, karena kamu harus membagi fokus antara kulit kepala dan ujung rambut. Semoga bermanfaat!
