beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

4 Penyebab Rambut Rontok Berlebihan pada Wanita

Kintan Lestari,
2 Juni 2022 12.19.11 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
4 Penyebab Rambut Rontok Berlebihan pada Wanita
Image: ilustrasi rambut rontok (Freepik)

Jakarta - Punya rambut berkilau, tebal, kuat, dan mudah diatur jadi dambaan banyak wanita. Sayangnya kenyataannya tidak demikian. Kenyataannya kebanyakan orang justru mengalami rambut rontok. Apa ya penyebab rambut rontok?

Sebelum kita bahas, kamu perlu tahu kalau rambut rontok sebenarnya hal yang normal. Normalnya 50-100 helai rambut orang dewasa akan rontok setiap harinya. Tapi kalau kerontokannya lebih dari itu, maka kamu perlu hati-hati.

Mungkin ada salah satu kebiasaanmu yang menyebabkan masalah rambut rontok lebih banyak. Atau kamu lagi stres berat, makanya rambut jadi rontok. Berhubung kita lagi menerka-nerka penyebabnya, sekalian saja yuk kita bahas penyebab rambut rontok.

 

Kira-kira apa penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita ya? Berikut 4 penyebab rambut rontok berlebih yang perlu kamu tahu seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Faktor Keturunan

1613567199-orang-tua-katemangostar.jpgSumber: Ilustrasi anak dan orang tua (Freepik/katemangostar)

Menurut America Academy of Dermatology, faktor keturunan merupakan jenis kerontokan rambut yang paling umum dan mempengaruhi sekitar 30 juta wanita Amerika. Kerontokan karena faktor keturunan ini sering terjadi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini disebut androgenetic alopecia.

Biasanya, setiap kali folikel rambut yang normal rontok, akan digantikan oleh rambut yang ukurannya sama. Tetapi pada wanita dengan androgenetic alopecia, rambut baru yang tumbuh lebih halus dan tipis. Lalu folikel rambut menyusut dan akhirnya berhenti tumbuh sama sekali. Kondisi ini biasanya terjadi secara bertahap dan dalam pola yang dapat diprediksi.

2. Stres

1609989278-stress.jpgSumber: Ilustrasi stres. (Freepik)

Banyak orang mengalami kerontokan rambut secara umum beberapa bulan setelah mengalami kejutan fisik atau emosional. Tapi tenang, jenis kerontokan rambut ini umumnya bersifat sementara.

3. Hairstyling

1654147049-hair-dryer.jpgSumber: Ilustrasi pakai hair dryer. (Pexels/RODNAE Productions)

Penataan rambut yang berlebihan atau kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang juga bisa menyebabkan kerontokan rambut berlebih yang disebut traction alopecia. Perawatan dengan teknik hot oil atau permanent blow juga dapat menyebabkan rambut rontok. Jika jaringan parut terjadi, kerontokan rambut bisa permanen.

4. Kondisi Medis

1594433824-ilustrasi-kehamilan.jpgSumber: Freepik

Jika kerontokan rambut terjadi secara tiba-tiba, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh kondisi medis. Adapun kondisi medis yang dapat menyebabkan kerontokan rambut, yang paling umum adalah kehamilan, gangguan tiroid, dan anemia. Penyebab lainnya di antaranya penyakit autoimun, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan kondisi kulit seperti psoriasis dan dermatitis seboroik.

Alasan lain rambut rontok berlebihan termasuk trauma fisik seperti pembedahan atau penyakit parah, penurunan berat badan yang dramatis dalam waktu singkat, dan terlalu banyak mengonsumsi Vitamin A. Kerontokan rambut ini dapat terjadi beberapa minggu hingga enam bulan setelah mengalami salah satu kondisi medis tersebut.

Nah, itu dia 4 penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita, Urbanreaders. Semoga informasinya bermanfaat untukmu!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait