Hot News
URnews

Beri Penghormatan Terakhir, Anies Baswedan Kenang Sekda DKI Saefullah

Eronika Dwi,
16 September 2020
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Beri Penghormatan Terakhir, Anies Baswedan Kenang Sekda DKI Saefullah
Image: Pemprov DKI Jakarta memberi penghormatan terakhir kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah, di kantor Pemerintahan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 16/9/2020. (Foto: YouTube Pemprov DKI Jakarta)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang kepergian Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah sebagai pribadi yang baik dan pekerja keras.

"Bapak Saefullah adalah pribadi yang baik, pekerja keras, orang yang selalu mengutamakan segala tugas yang diembankan kepadanya," kata Anies dalam siaran live penghormatan terakhir Sekda DKI di kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Anies mengatakan, seluruh jajan Pemprov DKI Jakarta merasakan kehilangan yang sangat mendalam atas kepergian Saefullah.

"Siang ini keluarga besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kehilangan seorang pemimpin terbaiknya," lanjutnya.

Anies juga mengenang, pesan terakhir yang dikirimkan Saefullah kepadanya. Kala itu, Saefullah meminta izin untuk pamit pulang karena merasa kurang enak badan.

"Hari senin, minggu yang lalu, di tengah sidang paripurna DPRD, bapak Saefullah mengirimkan sebuah teks: 'Pak Gub saya mohon izin, pamit karena kurang enak badan'," papar Anies.

Padahal menurut Anies, selama dia bekerja bersama, Saefullah tidak pernah meminta izin pamit karena sakit.

"Hari itu beliau pamit dan kemudian beberapa hari kemudian mengalami perawatan hingga akhirnya Allah memanggilnya pada pukul 12.55 WIB tadi siang," kata Anies.

Diberitakan sebelumnya, Saefullah meninggal dunia pukul 12.55 WIB usai menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat karena terpapar virus corona (COVID-19).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien positif COVID-19.

"Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi COVID-19, sehingga menyebabkan dirinya gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai," katanya.

Rencananya, jenazah Saefullah akan dimakamkan di Kp Karang Kendal, RT 03 RW 08, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Saefullah akan dimakamkan secara protokol COVID-19 sesuai ketetapan pemerintah. 

1600247788-penghormatan-terakhir-sekda-DKI-2.jpegSumber: Pemprov DKI Jakarta memberi penghormatan terakhir kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah, di kantor Pemerintahan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 16/9/2020. (Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta)


Loading ..