beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtech

Biasa Pakai Earphone, 1 Miliar Gen Z Terancam Alami Gangguan Pendengaran

William Ciputra,
17 November 2022 16.28.55 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Biasa Pakai Earphone, 1 Miliar Gen Z Terancam Alami Gangguan Pendengaran
Image: Ilustrasi - Penggunaan earphone. (Freepik)

Jakarta - Earphone menjadi salah satu device wajib yang digunakan oleh masyarakat di masa sekarang. Hampir di setiap tempat publik, akan selalu ada orang-orang yang duduk atau berjalan dengan earphone di telinga mereka. 

Motif menggunakan earphone juga beragam. Ada yang menggunakannya untuk mendengarkan paparan meeting secara online, mendengarkan musik, bertelepon, menonton film, dan sebagainya. 

Yang pasti, earphone digunakan karena sangat membantu mengurangi kebisingan sekitar. Dengan earphone, seseorang bisa fokus menyendiri, meskipun lingkungan sekitar sedang riuh. 

Tapi, penggunaan earphone ini bukan tanpa dampak buruk. Sebuah penelitian yang terbit di Jurnal BMJ Global Health mengungkapkan bahwa hampir 1 miliar orang berusia muda terancam mengalami gangguan pendengaran

“Kami memperkirakan sekitar 0,67 hingga 1,35 miliar individu usia 12-34 tahun di seluruh dunia terlibat dalam praktik mendengarkan yang tidak aman dan terancam mengalami gangguan pendengaran,” kata Lauren Dillard, salah satu pakar dalam penelitian ini yang dikutip dari CNN, Kamis (17/11/2022). 

Dampak buruk dari earphone ini muncul dari cara menggunakannya, seperti penggunaan dengan volume terlalu tinggi. Paparan suara dari volume tinggi bisa membuat sel dan struktur sensor pada telinga bermasalah. 

Menurut Dillard, jika masalah tersebut berlangsung terlalu lama, maka sel dan struktur sensor itu bisa rusak secara permanen dan mengakibatkan gangguan pendengaran pada salah satu atau kedua telinga. 

Penelitian ini dilakukan dengan meta-analisis artikel tentang praktik mendengarkan yang tidak aman yang terbit dari tahun 2000 hingga 2021. 

Dillard menyebutkan, praktik mendengarkan tidak aman dapat dilacak berdasarkan penggunaan earphone atau kehadiran di tempat-tempat hiburan seperti konser musik, bar, kafe, yang identik dengan suara ‘menggelegar’. 

Terkait suara yang aman, Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat telah membatasi tingkat kebisingan aman yaitu sekitar 85 desibel selama 40 jam seminggu. Desibel adalah satuan untuk mengukur intensitas suara. 

Artinya, ketika kalian mendengarkan 2,5 jam dalam sehari, itu setara dengan 92 desibel. 

Dalam studi itu juga terungkap kebiasaan masyarakat dalam menggunakan earphone. Mereka sering kali memilih volume antara 105 hingga 112 desibel. 

Gimana Sih Mendengarkan yang Aman?

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait